Sadar Bencana Sejak Dini, Simulasi di SDM Girikerto Turi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Surat Edaran dan Pedoman Majelis Dikdasmen tentang Penyelenggaraan Tahun Ajaran 2020/2021

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sehubungan dengan akan dimulainya Tahun Pelajaran Baru 2020/2021, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah menginstruksikan agar...

Eratkan Silaturahmi, HIPMI PT UMM Gelar Halal Bihalal Online

MALANG, Suara Muhammadiyah - Halal bihalal online diglar oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Malang (HIPMI PT UMM). Mengangkat...

Pesantren Modern Kwala Madu Siapkan Roadmap 2020-2033

LANGKAT, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara menyampaikan roadmap pengembangan Pondok Pesantren Modern Kwala Madu tahun 2020 - 2033. Dengan...

Kisah Mahasiswa UMM dalam Tugas Kemanusiaan Relawan Covid-19

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Semenjak mewabahnya COVID-19 di Indonesia, tidak sedikit rumah sakit yang kewalahan baik secara manajemen maupun sarana prasarana dalam...

Kolaborasi MCCC – Aisyiyah Deli Serdang Edukasi Lansia Pencegahan Covid-19

LUBUK PAKAM, Suara Muhammadiyah - Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Deli Serdang bersama MCCC Kabupaten Deli Serdang melaksanakan edukasi pencegahan Covid-19 kepada...
- Advertisement -

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pagi itu kondisi Merapi mengalami peningkatan ke level awas, siswa dan guru SDM Girikerto meskipun panik tetap berupaya untuk melakukan evakuasi secara aman.  Sekilas itulah yang bisa dilihat pada penilaian Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) SD Muhammadiyah Girikerto, Turi, pada Selasa 5 November 2019.

Tujuan acara kegiatan ini menurut Nurul Muslichatin S.Pd selaku Kepala Sekolah sebagai upaya  meningkatkan kesadaran dan mitigasi bencana bencana sejak dini bagi sekolah yang berada di daerah rawan bencana Merapi.

Jumlah dan rincian peserta 11 orang tim daru LSM dan BPBD sebagai penilai, 30 tim siaga bencana terdiri dari siswa, guru dan komite SDM Girikerto, 30 tamu undangan terdiri dari MUSPIKA, LPB PCM  Turi dan Kabupaten Sleman, PUSKESMAS,  UPT Yandik Turi, Kepala  Desa Girikerto, Destana Girikerto, PCM  Turi, KS SDM Mantaran selaku sekolah penyangga, warga sekitar, komite serta mitra SD yang lain serta 120 siswa SD yang ikut simulasi.

Menurut Inu Rini selaku ketua penilai dari BPBD Sleman menegaskan bahwa dari simulasi sudah terjalin kerja sama yang baik antara sekolah dengan pihak terkait khususnya sekolah penyangga, kelurahan, dan warga sekitar sekolah. “Harapannya terus bisa bersinergi apabila terjadi ancaman bahaya erupsi Merapi,” tuturnya.

Hal ini sangat krusial mengingat sekolah yang berada pada kawasan rawan bencana. SD Muhammadiyah Girikerto sudah mengalami peningkatan dalam hal penanggulangan bencana  setelah menerima pelatihan dari BPBD.

Kesan Sumaryanta, SH selaku Kepala Desa Girikerto juga memyampaikan “kita berada di KRB 3 harus menyikapi dengan bijaksana sesuai dengan kearifan lokal dannarahan dari Pemerintah.” Harapannya simulasi ini menjadikan pengalaman dan memiliki kesadaran dalam hal pengurangan resiko bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. (Arif)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -