Sekolah Muhammadiyah se-Sukodadi Peringati Hari Anak

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Eratkan Silaturahmi, HIPMI PT UMM Gelar Halal Bihalal Online

MALANG, Suara Muhammadiyah - Halal bihalal online diglar oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Malang (HIPMI PT UMM). Mengangkat...

Pesantren Modern Kwala Madu Siapkan Roadmap 2020-2033

LANGKAT, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara menyampaikan roadmap pengembangan Pondok Pesantren Modern Kwala Madu tahun 2020 - 2033. Dengan...

Kisah Mahasiswa UMM dalam Tugas Kemanusiaan Relawan Covid-19

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Semenjak mewabahnya COVID-19 di Indonesia, tidak sedikit rumah sakit yang kewalahan baik secara manajemen maupun sarana prasarana dalam...

Kolaborasi MCCC – Aisyiyah Deli Serdang Edukasi Lansia Pencegahan Covid-19

LUBUK PAKAM, Suara Muhammadiyah - Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Deli Serdang bersama MCCC Kabupaten Deli Serdang melaksanakan edukasi pencegahan Covid-19 kepada...

Wakil Rektor UM Jember: Perkuat SDM dan IT Hadapi New Normal

JEMBER, Suara Muhammadiyah - Indonesia tengah menuju kenormalan baru atau New Normal. Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember), Drs Akhmad...
- Advertisement -

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah– Sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, hari ini (Kamis 07 November 2019) peringati hari Anak lnternasional. Peringatan hari anak Internasional ini dilakukan melalui  pelaksanaan kegiatan belajar di  Luar  Kelas.

Anak-anak selama 3 jam belajar di luar kelas dengan metode pembelajaran yang mengasikkan. Di mulai menyambut siswa di gerbang sekolah,. Bapak dan ibu guru dengan senyum gembira menyambut siswa siswi yang datang di perguruan Muhammadiyah.

Selanjutnya  dilaksanakan apel pagi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya menyemangati hati menyadarkan diri bahwa cinta tanah air bagian dari iman. ”Mencintai Republik ini adalah bagian dari iman,” kata Munif salah satu guru Muhammadiyah di Sukodadi, “Mulai dini kita coba kenalkan bagaimana perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut Kemerdekaan yang hari ini kita bisa nikmati bersama,” imbuhnya.

Peringatan ini juga dimeriahkan dengan permainan permainan tradisional, sebagai upaya untuk mengenalkan anak-anak akan kebudayaan lokal. Bukan sekedar bermain, tapi anak-anak juga diberi penjelasan akan nilai-nilai luhur dari permainan tradisional sekaligus untuk menguatkan karakter peserta didik.

Di Sukodadi ada beberapa sekolah Muhammadiyah, terdiri dari MIM 2 Menongo, MIM 1 Sukodadi, dan MIM 3 Karangrejo, MTs M 20 Menongo, SMP M 11 Sukodadi,  dan SMA M 8 Sukodadi. ”Sementara bisa melupakan permainan digital, untuk menghindari sikap individualis, menumbuhkan jiwa sosial pada anak anak pelajar Muhammadiyah” kata Alif Rohman Pembina Ekstrakulikuler SMPM 11  Sukodadi.

Kegiatan semacam ini, Joko Sudarmono SekretarisMajelis Dikdasmen PCM Sukodadi mengatakan, juga sebagai sarana untuk memaksimalkan peran sekolah perguruan Muhammadiyah Sukodadi guna mengembangkan potensi peserta didik, sesuai konvensi hak anak dan UU tentang perlindungan anak. Yaitu yang  mengamanatkan negara untuk dapat  memenuhi,  menjamin,  dan melindungi hak anak, serta  memastikan bahwa satuan pendidikan  mampu  mengembengkan minat, bakat,  dan  kemampuan anak  serta mernpersiapkan anak  untuk bertanggungjawab kepada  kehidupan  yang toleran, saling menghormati, dan bekerjasama  untuk kemajuan dan semangat  perdamaian.

Karenanya Joko pun menegaskan bahwa semua  sekolah Muhammadiyah di Sukodadi Lamongan merupakan sekolah Ramah Anak. (Yunus Hanis Syam)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -