24 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 11, 2020

Langkah Awal Menuju Universitas, STKIP Muhammadiyah Kalabahi Wisuda Perdana

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

UM Metro PTS Terbaik di Sumatera Versi Webomatrics

METRO, Suara Muhammadiyah - Dalam rilis terbaru Webomatrics edisi Juli 2020, Universitas Muhammadiyah Metro bertahan di peringkat pertama sebagai perguruan tinggi swasta...

Khutbah Ta’aruf Hajriyanto di SMP Mutual: Pentingnya Komunikasi dan Menjalin Relasi

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Salah satu aspek yang akan menentukan keberhasilan dimasa mendatang adalah sejauh mana kemampuan berkomunikasi serta menjalin relasi dengan...

Haedar Nashir: Kerjasama Jadikan Unismuh Unggul dan Berkemajuan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik jadi Rektor baru Unismuh Makassar periode 2020-2024. Prof Ambo Asse...

Prof Ambo Asse Resmi Dilantik Jadi Rektor Baru Unismuh ke-11

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik menjadi Rektor Unismuh Makassar. Guru Besar dari UIN Alauddin Makassar...

Kiprah Prof Rahman Rahim Memajukan Unismuh

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Unismuh  Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM telah berakhir masa periodenya  sebagai rektor sejak Sabtu...
- Advertisement -

ALOR, Suara Muhammadiyah – STKIP Muhammadiyah Kalabahi menggelar Wisuda Perdana Mahasiswa Strata Satu (S-1) Tahun 2019 pada tanggal 30 November 2019.  Acara bersejarah yang digelar di Aula Hotel Nusa Kenari ini berlangsung lancar, dengan dihadiri oleh 114 orang Wisudawan/Wisudawati, para orang tua dan tamu undangan.

Dalam pidato yang disampaikan oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi Aksa Kiri, SE,MPd, beliau menyampaikan point-point penting yang harus menjadi dasar pegangan dalam melaksanakan pengabdian di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan mengutip pesan KH Ahmad Dahlan.

“KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah, telah memberikan dasar kepada kita bagaimana meluruskan niat untuk berjuang di Muhammadiyah. Hal ini harus menjadi prinsip yang dipegang oleh kita yang sedang berada dalam amal usaha Muhammadiyah, salah satunya adalah Perguruan Tinggi. Hidup-hidupkanlah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah. Hidup-hidupkanlah Muhammadiyah, jangan menggantungkan hidup di Muhammadiyah.”

Dalam pidatonya tersebut, beliau juga menjabarkan khittah KH Ahmad Dahlan yaitu : 1) Tidak menduakan Muhammadiyah dengan organisasi lain, 2) tidak dendam, tidak marah dan tidak sakit hati ketika dicela dan dikritik, 3) tidak sombong dan tidak berbesar hati ketika menerima pujian, 4) tidak jubria (ujub, kikir dan riya’), 5) Mengorbankan harta benda, pikiran dan tenaga dengan hati ikhlas dan murni dan 6) Bersungguh hati terhadap pendirian.

Turut hadir dalam acara ini Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof Sjafri Sairin, PhD.  Dalam sambutannya, Prof. Sjafri menyampaikan kutipan ayat Al-Qur’an yang berkenaan dengan orang-orang yang memiliki derajat tinggi di hadapan Allah SWT.

“Paling tidak, ada dua kelompok orang yang akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT sebagaimana ayat yang dibacakan oleh Qori’ah tadi.  Yaitu orang yang memiliki ilmu, dan juga moral sebagai terjemahan dari orang-orang yang beriman.”

Setelah membacakan ulang QS. Al-Mujadilah : 11, beliau melanjutkan bahwa sebagai salah satu tugas perguruan tinggi adalah tidak hanya melahirkan orang-orang yang berilmu tapi juga harus memiliki moral.

“Lulusan STKIP Muhammadiyah Kalabahi jangan hanya sekedar bangga memiliki ilmu karena sudah lulus, tapi juga harus bermoral.  Kita sedang berada di zaman teknologi, yang cenderung melahirkan orang-orang yang tidak sekedar individualistik, tapi juga egoistik.”

Di akhir sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh jajaran kampus untuk terus bergerak, menuju universitas.

Pada kesempatan berikutnya Bupati Alor, Drs Amon Djobo selaku pemerintah Daerah memberikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya acara ini.

“Pohon yang besar berawal dari benih yang kecil.  Saya tahu persis bagaimana perjalanan kampus ini dari sampai hari telah mewisudakan 114 orang sarjana.  Maka ini jangan menjadi wisuda yang terakhir, tapi harus ada wisuda selanjutnya sampai akhir masa dunia ini.”

Lebih lanjut beliau memberikan motivasi kepada para wisudawan/wisudawati untuk menjadi sarjana yang inovatif untuk mendukung program pemerintah.

“Jangan jadi sarjana yang setelah wisuda, datang ke pemerintah minta pekerjaan.  Tapi jadilah sarjana yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan.  Kalau tanam benih cabe dan tumbuh cabe itu hal biasa, tapi mengawinkan dua jenis tanaman berbeda dan menghasilkan tanaman baru itu baru luar biasa” lanjut Amon diikuti dengan tepuk tangan meriah para hadirin.

Bupati Amon Djobo juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh civitas STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang telah berupaya memberikan kontribusi dalam melahirkan sarjana-sarjana baru.

“Terimakasih kepada seluruh jajaran di STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang telah berupaya mengerahkan kemampuan dalam melahirkan sarjana baru.  Ini merupakan upaya dari perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi dalam mendukung salah satu program pemerintah Kabupaten Alor, yaitu Alor Pintar” pungkas Amon.

Di kesempatan terakhir, Ketua LLDIKTI Willayah VIII memberikan respon yang sama. Dalam pidato Ketua yang dibacakan oleh Drs Wayan Suarjaya, MAP selaku Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah VIII menyampaikan selamat dan sukses kepada para wisudawan/wisudawati.

”Selamat dan Sukses untuk para wisudawan/wisudawati.  Semoga ini tidak hanya dipandang sebagai prosesi formalitas.  Tetap bangun hubungan sinergisitas antara STKIP Muhammadiyah Kalabahi dan LLDIKTI Wilayah VIII dalam menjalankan aktifitas perguruan tingi, baik akademik maupun non akademik.”

Acara wisuda berjalan dengan khidmat, dihadiri oleh para orang tua dan undangan lainnya baik dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat dan juga tokoh agama.(Raspa/Riz)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles