29 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 9, 2020

Raih Dua Rekor Muri, Ribuan Jamaah Hadiri Shalat dan Pengamatan Gerhana di UMSU

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ketua LSBO PP Muhammadiyah Resmikan Rumah Kaligrafi Syaiful Adnan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan PusatMuhammadiyah, Drs Syukriyanto, M.Hum kemarin melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah...

PCIM Arab Saudi dan Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Jurnalistik

MAKKAH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Arab Saudi (PCIM Arab Saudi) bekerja sama dengan Suara Muhammadiyah (SM) menggelar pelatihan jurnalistik...

BTM Artha Surya Kabupaten Tegal Sinergikan Pengembangan AUM Pendidikan

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Membangun sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah BTM Artha Surya kabupaten Tegal peduli dengan pengembangan tindak lanjut. Yaitu merencanakan...

Covid Talk: Dakwah dan Pendidikan Muhammadiyah berbasis Teknologi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berkenaan dengan adanya wabah Covid-19 di era generasi Z, maka teknologi merupakan sebuah media yang tidak boleh tertinggal...

Menghadapi Covid-19 Perlu Strategi dan Kemitraan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Allaster Cox, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia menyampaikan bahwa Australia sangat prihatin dengan kondisi di Indonesia...
- Advertisement -

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Prosesi pengamatan gerhana matahari di langit kota Medan berlangsung di halaman parkir Kampus Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jl Panglima Denai Medan, Kamis (26/12).

Sejak pagi tampak ribuan orang sudah memadai halaman parkir Kampus Pascasarjana untuk mengikuti salat kusuf (salat gerhana matahari) dan proses pengamatan dengan kacamata khusus gerhana dan  kamera lubang jarung raksasa yang terpasang di halaman depan kampus.

Gerhana matahari di langit Kota Medan, hanya berbentuk sebagian atau sekitar 93 persen matahari yang terutup bulan, sedangkan gerhana cincin bisa dilihat dari beberapa kawasan pantai barat, seperti Sibolga, Padangsidempuan, Sipirok, Gunungtua, atau ke kawasan Pekanbaru Riau.

UMSU untuk menyukseskan proses pengamatan gerhana matahari sebagai satu fenomena alam yang langka, melaksanakan salat gerhana (kusuf) dengan imam Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra MA dan khatib Wakil Ketua PWM Sumut Prof Dr Nawir Yuslem.

Hadir pada pelaksanaan salat dan pengamatan gerhana itu, Ketua PWM Sumut Prof. Hasyimsyah Nasution, Prof Mohammad Hatta Ketua MUI Kota Medan, dan Prof Johan Arifin Anggota DPR RI.

Salat gerhana dimulai pukul 10.15 sementara gerhana mulai tampak pada pukul 10.10 Wib. Gerhana baru berakhir pada pukul 12.04.

Dok Syaiful Hadi/SM
Dok Syaiful Hadi/SM

Prof Nawir Yuslem dalam khutbahnya memesankan agar prosesi penomena alam seperti gerhana matahari dapat menjadi tadabbur  dan pengingat akan besarnya kekuasaan ALLAH. Nawir mengajak seluruh jamaah salat untuk meningkatkan keimanan kepada ALLAH.

Rekor MURI

Usai pelaksanaan salat gerhana, panitia membagikan 3000 kacamata matahari kepada jamaah untuk dapat menyaksikan prosesi gerhana. Panitia melarang jamaah untuk menyaksikan matahari dengan mata telanjang. Pemberian 3000 kacamata secara gratis itu mendapat respon positif dari jamaah karena mereka bisa menyaksikan gerhana dengan jelas.

Saat proses gerhana berlangsung cuaca di langit Kota Medan cukup cerah sehingga perubahan warna langit dari terang menjadi redup dapat dilihat dengan jelas.

Proses gerhana juga dapat dilihat di layar lebar yang disediakan panitia agar terjadinya dapat juga dilihat dengan baik.

OIF UMSU menyediakan delapan teleskop dari berbagai jenis dan merek agar jamaah dapat menyaksikan gerhana dengan perangat berteknologi tinggi itu. Tampak warga bergantian menyaksikan gerhana dari teleskop.

Pada waktu bersamaan tim dari Museum Rekor Dunia Indonesia melakukan pengamatan proses dari dua rekor yang dicatatkan ke MURI yakni pengamatan gerhana dengan kacamata matahari terbanyak, yakni 3000 kacamata serta pengamatan dengan Kameran Lubang Jarum Raksasa.

Dari dua rekor yang dicatatkan, MURI menyerahkan dua sertifikat MURI kepada Rektor UMSU Dr. Agussani MAP dan Kepala Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU Dr. Arwin Juli Rahmadi Butar Butar. ( Syaifulh/Riz)

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles