Menjadi Manusia Modern yang Mencintai Lingkungan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ucapan dan Harapan Berbagai Tokoh pada Milad ke-55 UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), di 2020 ini, telah genap berusia 55 tahun sejak resmi didirikan pada 5 April 1965. Sejumlah...

Mushola Ranting Muhammadiyah Tirtonirmolo Lakukan Sosialisasi dan Salurkan Bantuan Wabah Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah– Mushola Babul Khoir yang dikelola oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo turut terlibat dalam pencegahan...

Aliansi BEM DKI: UMJ Tidak Ikut Terlibat, UHAMKA Klarifikasi Informasi yang Beredar

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Seiring dengan beredarnya kabar di media mengenai Konferensi Pers yang bertajuk “COVID-19: Lockdown, Solusi atau Politisasi,” secara tegas BEM Universitas Muhammadiyah...

7 Film tentang Muhammadiyah dan Tokohnya

Suara Muhammadiyah - Siapa tak kenal Muhammadiyah. Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia Muhammadiyah telah dan terus...

Gerakan Ta’awun Sosial PCA Gondomanan Yogyakarta

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Gerakan ta'awun sosial Aisyiyah terus dilakukan dalam kondisi darurat wabah Korona atau Covid-19. Dalam kondisi seperti ini salah...
- Advertisement -

Akhir-akhir ini isu lingkungan menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat, terkhusus bagi mereka yang memiliki konsen dalam bidang tersebut. Adanya masalah lingkungan, tidak lain dan tidak bukan disebabkan karena ulah manusia yang menjadi pelaku utama dalam mengelola bumi dan seisinya, sebagaimana hal tersebut tertuang di dalam QS. Ar-Rum ayat 41.

Data dari Forest Watch Indonesia (FWI) menyebutkan bahwa angka laju deforestasi atau penebangan hutan selama tahun 2013 hingga 2017 sudah mencapai 1,47 juta hektare per tahun. Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan periode lima tahun pertama pemerintahan Presiden Jokowi. Dengan laju kerusakan yang semakin masif, pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat tak punya pilihan lain selain bergandengan tangan.

Selain itu, isu masalah lingkungan juga tidak bisa lepas dari masalah pertumbuhan penduduk di bumi yang terus meningkat setiap tahunnya. Worldometers mencatat bahwa jumlah penduduk dunia pada tahun 2019 mencapai 7,7 miliar jiwa. Angka tersebut tumbuh 1,08% dari tahun 2018 yang sebesar 7,6 miliar jiwa.

Dalam hubungannya dengan perkembangan ekonomi di suatu negara, pertumbuhan penduduk alami semata-mata bergantung pada angka kelahiran yang lebih besar dari pada angka kematian, namun akibat yang ditimbulkan dewasa ini adalah kerusakan lingkungan yang tak kalah besar.

Di era modern saat ini, pertumbuhan penduduk telah menimbulkan berbagai macam permasalahan lingkungan, seperti masalah sampah rumah tangga, limbah yang mencemari hingga masalah lahan perkebunan atau hutan yang telah berubah menjadi kawasan industri, perumahan, dan lain sebagainya.

Perhatian dan kepedulian umat manusia khususnya umat Islam terhadap lingkungan masih sangat kurang, baik secara personal (individu) atau kelompok. Mereka baru sadar pentingnya menjaga lingkungan jika terjadi bencana. Islam adalah agama yang sangat memperhatikan keseimbangan dan kelestarian lingkungan. Maka dalam konteks inilah umat Islam harus kembali kepada nilai-nilai ajaran Islam yang memperlakukan alam secara bijaksana agar terciptanya keseimbangan. Tidak ada salahnya menjadi manusia modern, namun wajib sadar dan paham untuk menjaga lingkungan.(diko)

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles