PCIM Tiongkok Minta Pemerintah Fasilitasi Penjemputan WNI di Luar Hubei

TIONGKOK, Suara Muhammadiyah – Terhitung hari ini jumlah kematian yang disebabkan olek virus Corona atau virus 2019-nCoV di Tiongkok yaitu sebanyak 908 jiwa dari 40.160 kasus yang ditemukan di Wilayah Tiongkok Daratan. Beberapa waktu lalu dilaporkan bahwa virus telah menyebar ke area-area lain di luar Wuhan, Hubei. Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tiongkok menyikapi kondisi tersebut dengan meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi penjemputan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih ada di Tiongkok khususnya di luar area provinsi Hubei dan kota Wuhan. Selain itu, PCIM Tiongkok juga mendorong agar koordinasi antar pihak-pihak terkait dengan pemerintah Indonesia agar terus terjalin. Khususnya, akan pemenuhan kebutuhan logistik dan masker bagi WNI di Tiongkok.

“Pemerintah Indonesia agar memfasilitasi penjemputan bagi WNI di wilayah Tiongkok (selain Wuhan-Hubei) berdasarkan perkembangan dan penyebaran virus Corona,” dikutip dari siaran pers yang dikeluarkan secara resmi oleh PCIM Tiongkok Ahad (9/2).

“Selain itu, mendorong pemerintah untuk terus aktif berkoordinasi dan memperhatikan WNI yang masih berada di Tiongkok, seperti kebutuhan logistik dan masker.”

Melihat adanya eskalasi penyebaran virus Coronya yang kian meningkat PCIM Tiongkok menghimbau kepada warga Indonesia untuk tidak mengunjungi Tiongkok sementara waktu. Warga Indonesia juga dihimbau untuk memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk melakukan proses observasi kepada 238 WNI yang telah dinyatakan sehat oleh Otoritas di Tiongkok melalui serangkaian test sehingga diperbolehkan untuk dijemput.

“Kami percaya bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan prosedur observasi sesuai ketentuan WHO.”

Dalam rilisan pers tersebut PCIM Tiongkok juga mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya untuk korban yang telah meninggal pasca terjangkit virus Corona ini. Oleh karenanya, PCIM Tiongkok turut menghimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi terkait virus Corona dari sumber yang tidak terpercaya. Termasuk pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Kesehatan agar menyampaikan  informasi yang objektif dan terbuka.

“Menghimbau pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan informasi secara objektif dan terbuka tentang virus Corona kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.”

Secara lebih lanjut, PCIM Tiongkok berharap kepedulian dunia untuk membentuk tim aliansi medis dan peneliti agar bekerja sama dalam menekan penyebaran virus ini, bukan hanya di Tiongkok namun juga di berbagai penjuru.

Hingga saat ini, berdasarkan pantauan Coronavirus 2019-nCoV Global Cases by Johns Hopkins CSSE diketahui ada 27 negara di luar Tiongkok yang warga negaranya telah terjangkit virus Corona. (Th)