28.1 C
Yogyakarta
Rabu, Juli 8, 2020

Gebyar Milad ke-39, UMY Fasilitasi Mahasiswa Menulis Buku

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

FGM Purworejo Rancang Kemajuan Bidang Pendidikan

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Silaturahmi dan Bincang Pendidikan di Aula Pondok Pesantren Darul Arqom SMP...

Gandeng Mitra Internasional, FKIP UMS Kembangkan Sekolah Penggerak di Karanganyar

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengembangkan sekolah penggerak, kali ini pada jenjang...

Lazismu Medan dan Yayasan Anak Bangsa Bisa Salurkan Bantuan

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Lazismu Kota Medan terus melakukan penguatan perannya dengan membangun jejaring dengan pihak lain. Kali ini Lazismu Kota Medan...

Cegah Negara Menjadi Neo-Otoritarian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rembug Nasional digagas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam memandang dinamika kebangsaan aktual. Dalam hal ini terkait Ancaman Kebebasan Sipil...

Ta’awun Sosial PRA Wirobrajan Berbagi Sesama

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Wirobrajan mengajak masyarakat untuk Sedekah Jariyah Peduli Covid-19 dengan cara yang unik. Bertajuk “Ihlas Berbagi...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Merayakan gebyar milad Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ke-39, mahasiswa mengikuti workshop penulisan buku di kafetaria Muda Mendunia, kampus terpadu UMY, Jalan Brawijaya Yogyakarta (13/2).

Workshop yang diisi oleh Dr. Ahmad Sahide, dan Dr. Fajar Junaedi diikuti puluhan mahasiswa dengan antusias.

“Workshop bertajuk UMY Memanggil ini dilakukan dalam rangka milad ke 39 UMY, dengan tujuan menyemai literasi di kalangan mahasiswa,” jelas ketua panitia milad UMY, Dr. Faris Al-Fadhat, Ph.D. Faris menambahkan bahwa melalui workshop ini ditargetkan akan terbit buku karya mahasiswa yang akan dirilis untuk merayakan milad UMY.

Tema besar dari workshop penulisan buku ini adalah Kampus Merdeka, dengan dibagi lagi menjadi empat tema yaitu, mahasiswa dan literasi, mahasiswa 4.0, organisasi penting nggak sih?, dan dear, kampus. Selama mengikuti workshop mahasiswa belajar untuk mengembangkan ide dalam tulisan esai sampai dengan penyuntingan tata bahasa.

“Luaran dari buku ini adalah buku karya mahasiswa yang diharapkan menjadi awalan bagi mahasiswa UMY untuk semakin banyak menghasilkan karya tulisnya,” pungkas Faris. (Riz)

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles