Gebyar Milad ke-39, UMY Fasilitasi Mahasiswa Menulis Buku

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Menyelamatkan Bangsa dengan Prinsip Kesatuan dan Kebersamaan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Di tengah gonjang-ganjing persoalan penanganan Covid-19 saat ini memang perlu solusi yang tepat dan tegas untuk mampu membendung penyebaran virus...

Tasharuf Lazismu Semarang, Masyarakat Dukung Tim Medis Tangani Corona

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Pemahaman masyarakat yang beragam tentang virus covid-19 atau corona belakangan ini, menimbulkan tindakan yang beragam pula. Ada yang terlihat santai...

Langkah Strategis MCCC Kalsel, Bantu Masyarakat hingga Tenaga Medis

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Kalimantan Selatan telah jalankan beberapa program di beberapa daerah di Kalimantan Selatan, sejak...

Jenazah Covid-19 Harus Diterima dan Diperlakukan dengan Baik

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pasien yang meninggal akibat Covid-19 harus diperlakukan dengan penghormatan yang baik. Menurut Putusan Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pasien Covid-19 yang...

Menumbuhkan Semangat Berbagi di Tengah Wabah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak virus Corona, Suara Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan berbagi sembako. Kegiatan ini ditunjukkan...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Merayakan gebyar milad Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ke-39, mahasiswa mengikuti workshop penulisan buku di kafetaria Muda Mendunia, kampus terpadu UMY, Jalan Brawijaya Yogyakarta (13/2).

Workshop yang diisi oleh Dr. Ahmad Sahide, dan Dr. Fajar Junaedi diikuti puluhan mahasiswa dengan antusias.

“Workshop bertajuk UMY Memanggil ini dilakukan dalam rangka milad ke 39 UMY, dengan tujuan menyemai literasi di kalangan mahasiswa,” jelas ketua panitia milad UMY, Dr. Faris Al-Fadhat, Ph.D. Faris menambahkan bahwa melalui workshop ini ditargetkan akan terbit buku karya mahasiswa yang akan dirilis untuk merayakan milad UMY.

Tema besar dari workshop penulisan buku ini adalah Kampus Merdeka, dengan dibagi lagi menjadi empat tema yaitu, mahasiswa dan literasi, mahasiswa 4.0, organisasi penting nggak sih?, dan dear, kampus. Selama mengikuti workshop mahasiswa belajar untuk mengembangkan ide dalam tulisan esai sampai dengan penyuntingan tata bahasa.

“Luaran dari buku ini adalah buku karya mahasiswa yang diharapkan menjadi awalan bagi mahasiswa UMY untuk semakin banyak menghasilkan karya tulisnya,” pungkas Faris. (Riz)

- Advertisement -

More articles