Pimpinan Pusat Memutuskan Muktamar Muhammadiyah Ditunda

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

MHH PWM Sumut Kutuk Keras Pelaku Teror yang Catut Muhammadiyah Klaten

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Propinsi Sumatera Utara (MHH PWM Sumut) mengutuk keras tindakan teror dan...

MCCC Sumut Genjot Bantuan Edukasi

MEDAN, Suara Muhammadiyah - MCCC Sumatera Utara terus menggenjot kegiatan penyaluran bantuan dan edukasi. Berbagai upaya terus dilakukan agar upaya penghentian pandemi...

Haedar Nashir: Buya Syafii Tokoh Spesial Muhammadiyah dan Bangsa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka Tahniah 85 tahun Buya Ahmad Syafii Maarif yang bertepatan pada tanggal 31 Mei 2020, Ketua Umum...

Perayaan Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Rokok dan Corona

Setiap tanggal 31 Mei, masyarakat global selalu memperingati hari tanpa tembakau sedunia setiap tahunnya. Istilah sederhananya, warga +62 menyebutnya dengan ‘hari bebas...

Kak Seto: Indonesia Dibekap Covid-19, Disekap Bahaya Rokok

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Seto Mulyadi dari Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia ikut menyampaikan pidato pada agenda Gelar Budaya Amal Muhammadiyah, Sabtu...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinanan Pusat Muhammadiyah memutuskan menunda Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang rencana digelar bulan Juli 2020. Melalui Rapat Pleno PP Muhammadiyah dan Panitia Muktamar memutuskan Muktamar ditunda menjadi tanggal 24-27 Desember 2020.

“Sesuai hasil rapat pleno PP Muhammadiyah hari ini, Rabu, 18 Maret 2020, Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48, yang semula direncanakan dilaksanakan 1-5 Juli 2020, ditunda pelaksanaannya pada 24-27 Desember 2020,” tutur Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti kepada Suara Muhammadiyah, Rabu (18/3).

Mu’ti mengatakan penundaan Muktamar terkait antisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19), yang kini menjadi pandemi global. Menurutnya keputusan tersebut diambil atas pertimbangan sejumlah dokter dan ahli.

PP Muhammadiyah, kata Mu’ti, selanjutnya akan menyampaikan keputusan rapat pleno ini ke Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah dan ‘Aisyiyah. “Keputusan ini diambil setelah memperhatikan masukan para dokter dan ahli epidemiologi serta memperhatikan keselamatan dan kesehatan peserta dan penggembira Muktamar. Hasil rapat pleno ini akan dikomunikasikan dengan PW Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebelum ditetapkan dengan surat keputusan resmi,” imbuh Mu’ti.(Riz)

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -