Gerakan Ta’awun Sosial PCA Gondomanan Yogyakarta

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Rektor UNMUHA: PTMA Harus Punya Branding yang Kuat

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Unmuha adalah salah satu perguruan tinggi yang merupakan penyumbang pemikiran pendidikan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Aceh memproritaskan...

Saatnya Melangkah Berjamaah

Sudah lelah kita berwacana…Sudah lelah kita berdebat……Sudah lelah kita saling bersaing antar sesama…..Sudah lelah kita saling bermain sendiri-sendiri… KINI...

Lima Poin Pernyataan PP Muhammadiyah terkait New Normal

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan pemberlakuan New Normal. Berbagai pemberitaan dan pernyataan Pemerintah tentang “new...

Ikhtiar Perangi Corona, MCCC Bersama Warga hingga Lembaga Mitra

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wabah Covid-19 telah membawa dampak luas bagi kehidupan warga tidak hanya di Indonesia namun juga dunia secara umum....

Hukum Anak Melihat Aurat Ibu

Pertanyaan: Saya mau bertanya. Salah satu orang yang dapat melihat aurat perempuan adalah anaknya sendiri. Bagaimana hukum seorang anak...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Gerakan ta’awun sosial Aisyiyah terus dilakukan dalam kondisi darurat wabah Korona atau Covid-19. Dalam kondisi seperti ini salah seorang donatur memberikan bantuan berupa 5 kg beras, 1 kg gula pasir, minyak goreng, mie telor, kecap, masker reusable dan handsanitizer kepada guru dan karyawan TK ABA di Kecamatan Gondomanan Yogyakarta.

Pipit Yusfrita selaku Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gondomanan dan Bendahara Majelis Pendidikan Dasar Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kauman Yogyakarta berusaha menghubungi donatur untuk meringankan beban guru dan karyawan KB Ainun Jariyah Kauman, TK ABA Kauman, TK ABA Ratmakan, guru TPQ dan pengasuh Taman Asuh Anak Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kauman Yogyakarta.

Bagi Pipit, mereka dengan sabar dan ikhlas telah membantu generasi penyebar ilmu. “Apalagi ilmu agama yang bermanfaatnya kelak di akhirat,” ungkap Pipit, Senin (6/4).

Pipit berharap, bantuan berupa sembako, masker dan handsanitizer ini bisa digunakan sebaik-baiknya bagi guru dan karyawan TK ABA di lingkungan Kecamatan Gondomanan, yang selama ini rela mengabdi meski dengan penghasilan tidak besar.

“Semoga bantuan ini juga bisa meringankan ketahanan pangan keluarga,” kata Pipit di depan 30 orang penerima bantuan.

Selain membantu ketahanan pangan, dijelaskan Pipit, program ini sebenarnya juga bentuk kepedulian Aisyiyah terhadap wabah Korona yang melanda Indonesia. “Selain juga edukasi kepada guru dan karyawan tentang physical distancing,” tandasnya.

Sebelumnya, bulan Maret 2020 lalu guru TK ABA Kauman sudah diberi subsidi suplemen. Untuk April 2020 ini ditambah subsidi pulsa internet dalam rangka mendukung pembelajaran online.

Atas bantuan tersebut, Kepala TK ABA Kauman Emi Widayati, S.Pd.AUD dan Kepala TK ABA Ratmakan Hari Jumikarti, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah membantu dalam program tersebut.(R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -