Budaya

Rubaiyat Maulana Rumi

(1)
Wahai malam, kau senantiasa bahagia.
Maka kami pun datang dengan gembira, dengan gembira.
Semoga Allah memberimu umur hingga hari kiamat.
Dalam...

Jalaluddin_Rumi

KategoriBudaya

Jalaluddin_Rumi
Budaya

Rubaiyat Maulana Rumi

(1)
Wahai malam, kau senantiasa bahagia.
Maka kami pun datang dengan gembira, dengan gembira.
Semoga Allah memberimu umur hingga hari kiamat.
Dalam...

pilihan
Budaya

Pilihan

Cerpen Lia Indriyani
“Tidak Nak, Ibu tidak setuju.” Perempuan paruh baya itu pergi meninggalkan anak gadisnya yang masih terheran-heran: mlongo...

Budaya

Kapak Terpendam

Cerpen: Agus Fahri Husein*
HAJI Kriya sudah tua, 87 tahun, istrinya sudah beberapa tahun meninggal lebih dahulu; karena itu berita kematiannya tidaklah terlalu...

Budaya

Riwayat Pengajian Thaharatul Qulub

Oleh M Syukriyanto
Sebelum mendirikan Muhammadiyah, KHA Dahlan telah lama mengadakan pengajian. Dimulai dengan menggantikan ayahnya, KH Abu Bakar. Setelah KH...

aplikasi_suara_muhammadiyah
Budaya

Senja Biru

Oleh Septi Yulisetiani
Kegelisahan semakin tampak diwajah perempuan itu. Seseorang yang sudah pantas disapa ibu. Bukan hanya karena kulitnya yang mulai keriput...

Budaya

Guru Anak-anak Jalanan

Rumahku dekat dengan rel kereta api. Lalu lintas kereta api tepat di depan rumah. Jaraknya plus minus hanya 10 meteran, yaitu berupa lahan kosong yang oleh...

Budaya

Hantu Pemecah Sepi

Oleh: Mustofa W Hasyim
Makan malam, atau lebih tepat disebut pesta, telah usai. Piring-piring kotor dikumpulkan, Gelas-gelas dibawa masuk. Sisa makanan...

Budaya

Mbah To Dipanggil ke Surga

Cerpen Achmad Munif
Sewaktu pertama kali laki-laki tua itu singgah di masjid kampung kami sementara jamaah ada yang curiga,  Tapi laki-laki tua yang menyebut...