28 C
Yogyakarta
Kamis, Agustus 13, 2020

Syamsul Anwar; Putusan Tarjih Itu Sama Dengan Putusan Muhammadiyah

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Peduli di Masa Pandemi, KKN 062 UMY Bantu Kelompok Tani Kakao

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Tim 062 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Kelompok Tani Kakao Ngudi...

KKN 162 UMY, Gandeng UMKM Luwuk Banggai dengan Digital Marketing

LUWUK, Suara Muhammadiyah - Tim 162 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Aulia Food. Sebuah Usaha...

UMY Songsong Kembali Perkuliahan secara Tatap Muka

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu, 12 Agustus 2020, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) beserta jajarannya mulai dari dosen hangga tenaga kependidikan...

Kini Ada 80 Rumah Sakit Muhammadiyah Tangani Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penularan Covid-19 mengalami peningkatan yang begitu masif selama dua pekan ini di hampir seluruh tempat di Indonesia.

Selamat! Lima Proposal Mahasiswa UMTS Lolos PKM Tingkat Nasional

PADANGSIDIMPUAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) berhasil meraih 5 judul pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 (lima) bidang Tahun...
- Advertisement -

SURABAYA– Putusan Tarjih itu bukan hanya keputusan Majelis Tarjih, tetapi merupakan keputusan Persyarikatan Muhammadiyah dalam bidang keagamaan yang mengikat seluruh pimpinan dan warga Muhammadiyah. Hal ini disampaikan Prof Syamsul Anwar, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid, pada sambutanya dalam Penutupan Raker Tingkat Pusat Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Surabaya, Ahad siang (31/01/16) Menurutnya, selama ini banyak warga persyarikatan yang salah dalam memahami makna Putusan Tarjih. Tidak sedikit dari warga persyarikatan yang menganggap Putusan Tarjih adalah sama dengan Putusan Majelis Tarjih. Karena anggapan yang demikian, seolah Putusan Tarjih itu hasil dari Putusan Majelis Tarjih, maka putusan tersebut dianggap bukan dari Muhammadiyah dan tidak berlaku dan mengikat utuh bagi warga persyarikatan Anggapan ini, adalah anggapan yang salah. “Karena putusan tarjih itu diambil oleh anggota tarjih Muhammadiyah yang terdiri dari seluruh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid tingkat pusat,utusan wilayah, dan ulama Muhammadiyah yang diundang secara khusus”. Tandas Prof Syamsul. Oleh karena itu, Putusan Tarjih itu berlaku bagi seluruh warga persyarikatan dan seharusnya warga persyarikatan itu menjalankan dengan baik apa yang sudah jadi ketentuan dalam Putusan Tarjih. “Jadi, sekali lagi Putusan Tarjih bukanlah sekedar Putusan Majelis Tarjih tetapi juga Putusan Muhammadiyah di bidang keagamaan”, terang Syamsul. Perlu pula diketahui, keputusan Tarjih ini hanya bisa diputuskan dengan suara bulat. Dalam catatan Suara Muhammadiyah, saat Munas Tarjih di Malang tahun 2010, hukum bunga bank gagal menjadi putusan Tarjih hanya karena ada anggota tarjih utusan satu wilayah yang tidak setuju. Dengan demikian, Putusan Tarjih jelas bukan merupakan putusan sembarangan. [le/gsh]

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles