24 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 4, 2020

Pemuda Riau Jakarta, Tantang DPD RI Dapil Riau untuk Gaungkan Riau Merdeka  

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Revitalisasi Pancasila Jangan Sampai Mengulang Tragedi Masa Lalu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ada dua peristiwa yang membuat kita kembali mempertanyakan Pancasila: (1) pro-kontra Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila,...

MDMC Luwu Kembali Salurkan Bantuan, Tim Relawan Banjir Bandang Tetap Siaga

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Disaster Manajemen Center) atau Satgas Bencana Muhammadiyah Kabupaten Luwu tiba di Masamba, Kabupaten Luwu Utara di...

Silaturahim dengan PDM, Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Prof Dr Muhajir Effendi, MAP tiba di Luwu Raya melalui...

Sayembara Business Plan Sociopreneur Cabang & Ranting Muhammadiyah 2020

Suara Muhammadiyah – Sayembara dengan total hadiah puluhan juta rupiah sudah mulai dibuka oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah. Agenda...

Program Kemaslahatan, Lazismu Gorontalo berbagi Daging Qurban di 4 Wilayah

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Tema besar qurban tahun ini adalah qurban untuk ketahanan pangan, yang bertujuan untuk diberikan kepada fakir miskin dan...
- Advertisement -

JAKARTA—Belakangan beredar wacana yang mucul dari salah satu anggota DPD RI Dapil Riau yang mengatakan bahwa “Saya akan kembali ke Riau untuk meraih kemerdekaan Riau sebagaimana yang dicita-citakan oleh orang tua saya dan untuk kembali gaungkan Riau Merdeka” kata Instiawati Ayus pada pernyataannya di beberapa media (17/02).

Pernyataan ini mendapatkan sorotan yang luar biasa dari salah satu Pemuda Riau di Jakarta. Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Azrizal Nasri selaku Pemuda Riau di Jakarta yang juga salah satu Ketua DPP IMM, bahwa DPD RI Dapil Riau selama ini hanya sebatas wacana, banyak persoalan daerah yang lebih substantif tidak bisa diselesaikan. Misalnya kasus persoalan pembakaran lahan yang sampai hari ini belum tuntas. Banjir tahunan yang terjadi di Riau tidak bisa mencari solusi untuk mengatasinya dan banyak persoalan sosial kemasyarakatan dan ekonomi yang semakin hari membuat masyarakat resah. Hari ini masyarakat Riau ingin kesejahteraan, bukan angan-angan untuk membuat pisah dari NKRI ini.

Sementara itu Arif Cahyadi, selaku pengurus PB. PERMARI di Jakarta mengatakan bahwa kita pemuda dan Mahasiswa Riau menantang wacana yang dimunculkan oleh DPD RI Dapil Riau. Ia pun menghimbau kepada DPD RI untuk bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya, karena banyak persoalan bangsa yang harus diselesaikan. “Jika gerakan Riau merdeka menjadi gerakan bersama maka kita siap untuk di garda terdepan, tetapi kalau hanya sebatas mencari sensasi akibat lembaga DPD RI dibubarkan maka kita tidak akan peduli dengan itu,” tegas Arif. (rilis-ed Thari) 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles