33 C
Yogyakarta
Senin, Agustus 10, 2020

SM Segera Luncurkan Lagu­-Lagu Muhammadiyah Versi Baru

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lazismu Medan Jaring Milenial Berdayakan UMKM

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pembinaan UMKM menjadi demikian ditengah hawa resesi yang semakin panas. UMKM memiliki dayatahan dalam menghadapi guncangan ekonomi. Hal itu...

Uji Kompetensi 14 Skema LSP UMP Bersama BNSP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Purwokerto tengah melakukan penambahan ruang lingkup LSP. Hal in ditandai...

Peduli UMKM di Saat Pandemi, KKN 117 UMY Kembangkan Potensi Batik Trisno Idaman

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Tim 117 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Batik Trisno Idaman.  Sebuah...

UMSU Dampingi Peningkatan Kualitas Ponpes Kwala Madu

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berkomitmen mendamping pengelolaan dan pengembangan pendidikan pesantren modern Kwala Madu, Langkat.

Mencegah Cyber Bullying Dimulai dari Keluarga

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan internet yang semakin cepat dan meluas memunculkan berbagai dampak, tidak hanya positif tetapi juga negatif. Salah satu...
- Advertisement -

Malang –­ Suara Muhammadiyah dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan album lagu-lagu Muhammadiyah dan lagu-lagu anak islami. Proses peluncuran lagu-­lagu ini, merupakan kerjasama Suara Muhammadiyah dan SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Malang.

Setidaknya rencana ini, ditandai melalui penandatangan kontrak kerjasama SM dan SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Malang, yang dilaksanakan pada 20/3 di Malang, Jawa Timur.

Deni Asy’ari, selaku Pemimpin Perusahaan Suara Muhammadiyah mengatakan, bahwa sebagai warga Muhammadiyah, kita perlu memasyarakatkan lagu­-lagu Muhammadiyah, baik untuk lingkungan Muhammadiyah maupun masyarakat umum. “Masih banyak di lingkungan Muhammadiyah yang tidak hafal, bahkan tidak kenal lagu­-lagu yang ada di Muhammadiyah. Padahal setidaknya terdapat 8 lagu, yang dimiliki Muhammadiyah, sebagai lagu mars organisasi ini,” tuturnya.

Sementara, lagu-­lagu Muhammadiyah ini, merupakan lagu­-lagu wajib yang perlu diketahui dan dihafal sebagai semangat kita dalam beraktivitas di Muhammadiyah. Namun, kurangnya minat warga Muhammadiyah untuk menggelorakan lagu­-lagu Muhammadiyah ini, bisa jadi karena faktor sisi musik atau aransemen lagu, yang cenderung bernuansa klasik.

Atas pertimbangan ini, Suara Muhammadiyah bersama SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Malang, berinisiatif untuk mengolah kembali model musik atau aransemen lagu, yang bisa dinikmati oleh kalangan Muda, bahkan mereka yang tidak ikut bermuhammadiyah sekalipun, tanpa menghilangkan substansi kekhusukan dan formalitas lirik lagunya.

Sementara itu, Arjoko, selaku kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Malang, sangat berterimakasih atas respon Suara Muhammadiyah untuk bekerjasama dalam memproduksi lagu-lagu ini. Sebab menurutnya, SMK Muhammadiyah Kepanjen, walaupun dulunya adalah SMEA dengan jurusan utamanya administrasi, namun sejak dibukanya jurusan broadcasting dan multimedia, tidak sedikit karya­karya SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen yang mendapatkan tempat di khalayak umum.

“Tentu saja, melalui, kerjasama ini, SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, yang telah membranding sekolahnya sebagai sekolah kader­-kader broadcasting dan multimedia, dapat semakin besar, melalui dorongan Suara Muhammadiyah”, Tuturnya.

Produksi Lagu Anak

Selain memproduksi ulang aransemen lagu­-lagu Muhammadiyah, seperti lagu mars Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Naisyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, Suara Muhammadiyah melalui kerjasama ini, juga akan memproduksi beberapa lagu Islami untuk anak-anak.

“Sekarang ini, jika anak diminta belajar menyanyi, sejak zaman 80­an hingga saat sekarang, selalu lagu yang diajarkan, tidak berubah dari lagu-­lagu, seperti balonku ada lima, pelangi-pelangi, kebunku dan lainnya. Tentu saja ini tidak salah, namun tidak ada salahnya pula, jika mulai anak­-anak, dikenalkan dan diakrabkan dengan lagu­-lagu yang bernuansa Islami. Apalagi, tidak sedikit jumlah sekolah PAUD, taman Kanak­Kanak yang dikelola Muhammadiyah maupun Asiyiyah. Tentu ini bisa menjadi tambahan lagu­-lagu yang dikenalkan untuk anak-­anak. Setidaknya terdapat 12 lagu anak yang InsyaAllah akan diproduksi oleh Suara Muhammadiyah”, tambah Deni. (dn/ns)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles