30 C
Yogyakarta
Jumat, September 25, 2020

Usai Dilantik, PW Aisyiyah Jawa Barat Bertekad Dirikan Universitas

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Para Tokoh Meminta Pilkada Ditunda

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan agenda yang sangat penting dalam percaturan kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. Selain...

Duta SMK Mutu Tegal Terima Beasiswa

TEGAL, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Kota Tegal memberikan beasiswa berupa penggratisan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) kepada 15 siswa yang...

Halaqah Alim Ulama: Menghadirkan Wasathiyah Islam untuk Perdamaian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ibroh merupakan pelajaran pokok dalam Islam yang dapat diambil dengan cara menggali subtansi inti yang terdapat pada sebuah...

Ikuti Muhamadiyah, NU Juga Putuskan Tunda Muktamar

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan ditunda hingga akhir tahun 2021. Penundaan forum...

Baitul Arqam UMTS Digelar Daring, Perpanjang Penerimaan Mahasiswa

PADANGSIDEMPUAN,  Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kegiatan Baitul Arqam.  Kegiatan pengkaderan yang diikuti 637 mahasiswa itu berlangsung 22-24...
- Advertisement -

BANDUNG — Anggota Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Jawa Barat periode 2015-2020 resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat Aisyiyah di Aula Aisyiyah Jawa Barat, Bandung, Jumat, (25/3). Pelantikan yang dihadiri oleh aktivis perempuan se-Jawa Barat ini disusul langsung dengan Rapat Kerja Pimpinan.

Dalam kepemimpinan yang barunya, PW Aisyiyah Jawa Barat kali ini tengah menggelorakan “Gerakan Perempuan Muslim untuk Jawa Barat Berkemajuan”. Ketua PW Aisyiyah Jawa Barat terlantik, Muthiah Umar mengatakan, lima tahun ke depan, diharapkan PW Aisyiyah Jawa Barat terus berkomitmen mengembangkan organisasi.

Tak hanya itu, Ketua PW Aisyiyah Jawa Barat yang terpilih kembali ini menuturkan, amal usaha milik Aisyiyah harus dimajukan sedemikian rupa. “Kita tidak bisa bersantai-santai dengan amanah ini,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan itu.

Namun dari semua ini, menurut Muthiah, dukungan dari suami ataupun keluarga tidak boleh berkurang untuk para pimpinan Aisyiyah dalam menjalani tugas organisasi . “Tidak ada perjuangan seorang perempuan bila tidak mendapatkan dukungan, dorongan dari para suami,” katanya menegaskan.

Sebab, amanah besar PW Aisyiyah Jawa Barat, sambung Muthiah, harus segera dikerjakan. Saat ini, kata dia, PW Aisyiyah Jawa Barat tengah merintis sekolah kader puteri bernama Aisyiyah Boarding School yakni sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Sekolah ini, terang dia, meneruskan semangat sekolah perkaderan seperti Mu’allimin dan Mu’allimat yang ada di lingkungan Muhammadiyah atau Aisyiyah.

Apalagi, tugas berat di kepemimpinannya, Muthiah memberitahukan, PW Aisyiyah Jawa Barat kini juga bertekad menyiapkan pendirian Universitas Aisyiyah Bandung. Universitas ini, adalah langkah maju dari amal usaha yang sudah ada yaitu STIKES Aisyiyah Bandung. “Langkah besar harus dimulai dari langkah kecil,” ucapnya mengajak seluruh pimpinan untuk bekerja keras.

Dalam pelantikan ini, pementasan musik angklung dari siswi Aisyiyah Boarding School diperlihatkan kepada aktivis Aisyiyah se-Jawa Barat sebagai bentuk kebanggaan dan kebahagiaan dalam berorganisasi. (Ridlo Abdillah)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles