24.4 C
Yogyakarta
Kamis, Agustus 13, 2020

Busro Muqoddas: Amal Dokter Erwin Terukur Insya Allah Husnul Khatimah

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Peduli di Masa Pandemi, KKN 062 UMY Bantu Kelompok Tani Kakao

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Tim 062 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Kelompok Tani Kakao Ngudi...

KKN 162 UMY, Gandeng UMKM Luwuk Banggai dengan Digital Marketing

LUWUK, Suara Muhammadiyah - Tim 162 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Aulia Food. Sebuah Usaha...

UMY Songsong Kembali Perkuliahan secara Tatap Muka

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu, 12 Agustus 2020, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) beserta jajarannya mulai dari dosen hangga tenaga kependidikan...

Kini Ada 80 Rumah Sakit Muhammadiyah Tangani Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penularan Covid-19 mengalami peningkatan yang begitu masif selama dua pekan ini di hampir seluruh tempat di Indonesia.

Selamat! Lima Proposal Mahasiswa UMTS Lolos PKM Tingkat Nasional

PADANGSIDIMPUAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) berhasil meraih 5 judul pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 (lima) bidang Tahun...
- Advertisement -

YOGYAKARTA,- “Amal dokter Erwin Santosa terukur, Insya Allah husnul khatimah.” Demikian kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr Busro Muqoddas mewakili PP Muhammadiyah saat acara pemberangkatan jenazah dr Erwin di Masjid Besar Kauman Yogyakarta, usai shalat Jumat. Dokter Erwin Santosa meninggal dunia Kamis 31 Maret 2016 di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih.

Baca Ketua MPKU dr.Erwin Santosa Tutup Usia

Menurut Busro, amal dokter Erwin di tengah masyarakat terukur, sebagai seorang dokter anak ia sering menggratiskan pasiennya yang tidak mampu. Sebagai seorang Muslim, ia tidak pernah meninggalkan shalat jamaah di masjid meski ia sedang praktek melayani pasiennya.

Lebih-lebih di Muhammadiyah, amal dokter Erwin amat terukur. Ia ditugasi oleh Muhammadiyah untuk memimpin Rumah Sakit Muhammadiyah di Lamongan. Kemudian juga ia memimpin Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Bahkan saat meninggal ini, ia menjadi Ketua Majelis PKU PP Muhammadiyah.

“Sebelum masuk rumah sakit, dokter Erwin sedang rapat Majelis PKU,” kata Busro. Karenanya, PP Muhammadiyah mengucapkan terima kasih kepada Istri dan anak-anak dokter Erwin yang telah merelakan dokter Erwin mewakafkan tenaganya kepada Muhammadiyah. Semoga amal-amal yang terukur ini mengantar dokter Erwin meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

Sebelum acara pemberangkatan jenazah, terlebih dahulu dokter Erwin disholati oleh Jamaah Jumat. Dokter Erwin dimakamkan di makam Pakuncen Yogyakarta. (le).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles