23.6 C
Yogyakarta
Sabtu, Agustus 15, 2020

Ibu Rumah Tangga Dilatih Buat Kue Untuk Menambah Penghasilan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Rumah Pangan Milenial IMM Malang Panen Sayuran

MALANG-Rumah Pangan Milenial (RPM) yang dikelola oleh IMM Malang sukses melakukan panen kedua, 15 Agustus 2020. Sebelumnya, panen perdana juga sukses dilakukan...

Peran Muhammadiyah dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam ranah kemerdekaan, ada beberapa persoalan history (sejarah) yang perlu diangkat kembali. Tentang bagaimana proses berdirinya Negara Kesatuan...

Menjadi Super Tendik di Kala Pandemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Memasuki era New Normal, Sabtu (15/8), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY mengadakan kegiatan Pelatihan...

Lazismu Medan Gelar Aksi Kemanusiaan Erupsi Sinabung

KARO, Suara Muhammadiyah - Erupsi Sinabung terus berlanjut dalam pekan ini. Kerugian akibat hancurnya lahan pertanian diperkirakan mencapai Rp 41 miliar lebih....

UMSU Gelar Parade Qori dan Qoriah Terbaik Lintas Generasi

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menyambut  Hari Ulang Tahun ke 75 Kemerdekaan RI dan  Tahun Baru Islam, Muharram 1442 Hijriah...
- Advertisement -

 

Trucuk– Sebanyak 50 orang warga Aisyiyah se-kecamatan Trucuk Klaten, belum lama ini telah mengikuti Pendidikan dan Latihan ( Diklat) membuat kue egg roll.

Kegiatan yang dipusatkan di gedung Dakwah Muhammadiyah AR Fachrudin oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Majlis Ekonomi dan Ketenagakerjaan, mendapat sambutan antusias dari warga Aisyiyah. Diklat membuat kue egg roll akan dapat membantu warga Aisyiyah untuk menciptakan pekerjaan sampingan ibu-ibu.

Pelatihan membuat kue itu dibuka Ketua Majlis Ekonomi dan Ketenagakerjaan  Siti Fatimah. Dalam sambutannnya Siti mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas warga, dan sekaligus memberi bekal life skill ( keterampilan) kepada warga Aisyiyah tentang peran ibu-ibu dalam rumah tangga dalam mendampingi suami dan mendidik anak-anak. “Seorang ibu jangan hanya pandai berdandan melainkan juga pandai memasak, khususnya keterampilan home industri”, ucap Siti.

Jika produk yang dibuatnya tidak dijual, lanjut Siti, produk yang dihasilkan itu dapat dimanfaatkan sendiri. Lebih-lebih pada hari raya idul fitri. “Dari pada membeli, lebih baik membuat sendiri”, katanya..

“Harapannya, kedepan warga Aisyiyah Trucuk memiliki banyak keterampilan dan memanfaatkan keterampilan itu untuk memajukan ekonomi keluarga”, ujar Siti. (Paimin JS)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles