28.9 C
Yogyakarta
Senin, September 21, 2020

Hardiknas 2016, Ketua PWM Sumbar Ajak Semua Pihak Terlibat dalam Pendidikan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Berdayakan Potensi Kader, NA Solo Garap Lumbung Ketahanan Pangan

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pandemi covid-19 yang tak kunjung berakhir dan cenderung makin signifikan pertambahan jumlah pasien yang positif. Konsekuensinya adalah banyak...

LLHPB ‘Aisyiyah DIY: Perhatikan Ketahanan Tubuh dan Gizi Anak Era Pendemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Webinar Seri 3 Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY dengan tema Edukasi...

Kenaikan Tarif Cukai 30% Hasil Tembakau Untuk Mendukung Pencapaian Target RPJMN Indonesia

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada 21 September 2020, Center of Human and Economic Development ITB Ahmad Dahlan Jakarta menyelenggarakan konferensi pers untuk...

Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Penanganan Pandemi Covid-19

PERNYATAAN PERS PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR 20/PER/I.0/H/2020 TENTANG PENANGANAN PANDEMI COVID-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, hingga Tinjau Kembali Pilkada

Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 20/Per/I.0/H/2020 Tentang Penanganan Pandemi Covid-19 Sudah lebih dari enam bulan, bangsa Indonesia...
- Advertisement -

PADANG -Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Dr. Shofwan Karim Elha menjadi pembina upacara dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei. Shofwan karim berpesan agar semua pihak bergerak basama untuk pendidikan Sumbar.

Upacara Peringatan Hardiknas 2016 berlangsung di halaman perguruan Pendidikan SMP Muhammadiyah 3 Padang, Padang, pada Senin, (2/5/2015). Upacara diikuti 500 orang siswa SMP Muhammadiyah 3 Padang, Madrasah Tsanawiyah dan siswa SMA Muhammadiyah 2 Padang, pegawai, guru, serta tamu undangan.

Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Dr. Shofwan Karim Elha,MA yang bertindak sebagai pembina upacara memakai setelan Hizbul Wathan. Shofwan Karim mengajak semua elemen masyarakat Sumatera Barat khususnya warga Muhammadiyah untuk terlibat dalam pendidikan.

“Ada tiga misi utama Muhammadiyah yaitu amal makruf nahi mungkar, tajdid dan penerapan teologi Al-Maun dalam berbagai bidang salah satunya bidang pendidikan, Muhammadiyah fokus dalam mencerdaskan bangsa jauh sebelum Indonesia merdeka,” ujarnya.

Menurutnya, usaha mencerdaskan bangsa melalui pendidikan yang dirintis oleh Kiyai Dahlan dengan membina akhlaq dan aqidah umat dari bidah, tahayyul dan kurafat yang dampaknya kita rasakan hingga sekarang. Pendidikan itu bertujuan untuk membangun peradaban, jauh sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah telah berbuat untuk pendidikan dengan mendirikan amal usaha yang bergerak di bidang pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi.

“Jadi prinsipnya, pendidikan bagi Muhammadiyah adalah sebuah keniscayaan untuk membentuk manusia berkarakter dan membentuk kader persyarikatan yang kuat, cerdas, tangguh dan profesional,” katanya.

Tambahnya, dalam penerapan teologi Al-Maun itu juga kita dianjurkan untuk tidak meninggalkan generasi yang lemah, lemah pendidikannya, lemah akhlaq dan lemah agamanya, makanya di situ letaknya peranan Muhammadiyah bersama pemerintah dalam usaha mencerdaskan bangsa. (RI)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles