24 C
Yogyakarta
Kamis, September 24, 2020

Hikmah Isra’ Mi’raj: Kepemimpinan Profetik untuk Indonesia yang Berkemajuan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...

Haji Muharram: Tokoh Muhammadiyah – Bupati Berau Meninggal Dunia

BERAU, Suara Muhammadiyah -  Innalillahi wa innailaihi rajiun, kabar duka dari keluarga besar Muhammadiyah Berau, Kalimantan Timur, Bupati Berau yang juga tokoh...
- Advertisement -

suaramuhammadiyah.comManusia adalah makhluk Allah paling sempurna. Sehingga Allah menjadikannya pemimpin di muka bumi. “Meski demikian, Islam mengajarkan supaya umatnya selalu meningkatkan kualitas diri,” kata Hajriyanto Y Thohari dalam pidato penyampaian hikmah peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1437H/2016 M di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/5).

Untuk mengupayakan perbaikan kualitas itulah, Hajriyanto mengatakan, setidaknya ada 5 pilar yang perlu diperhatikan. Hal tersebut penting, guna mewujudkan Indonesia yang berkemajuan. “Kelima pilar tersebut adalah nilai Pancasila dalam kehidupan bangsa, pendidikan Agama, kepemimpinan profetik, institusi yang progresif, dan keadaban publik.,” ujar wakil ketua MPR periode 2009-2014 ini.

Walaupun kelima pilar itu penting, dalam kesempatan tersebut, Hajriyanto menyoroti soal kepemimpinan profetik. Menurutnya, kepemipinan profetik merupakan perpaduan antara kualitas negarawan dan ruhani dalam diri seorang pemimpin. “Kualitas ruhani senantiasa diperlukan, supaya mereka dibimbing Allah, dalam mengemban amanah sebagai pemimpin,” sambungnya.

Selain penyampaian hikmah, acara Peringatan Isra’ Mi’raj juga disertai sambutan dari menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Sementara Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memilih memperingati Isra’ Mi’raj di Pondok Pesantren Tegalrejo, Magelang. (GR)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles