24.2 C
Yogyakarta
Selasa, September 22, 2020

Ada Penumpang Sipil di Heli TNI AD yang Jatuh

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Berdayakan Potensi Kader, NA Solo Garap Lumbung Ketahanan Pangan

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pandemi covid-19 yang tak kunjung berakhir dan cenderung makin signifikan pertambahan jumlah pasien yang positif. Konsekuensinya adalah banyak...

LLHPB ‘Aisyiyah DIY: Perhatikan Ketahanan Tubuh dan Gizi Anak Era Pendemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Webinar Seri 3 Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY dengan tema Edukasi...

Kenaikan Tarif Cukai 30% Hasil Tembakau Untuk Mendukung Pencapaian Target RPJMN Indonesia

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada 21 September 2020, Center of Human and Economic Development ITB Ahmad Dahlan Jakarta menyelenggarakan konferensi pers untuk...

Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Penanganan Pandemi Covid-19

PERNYATAAN PERS PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR 20/PER/I.0/H/2020 TENTANG PENANGANAN PANDEMI COVID-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, hingga Tinjau Kembali Pilkada

Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 20/Per/I.0/H/2020 Tentang Penanganan Pandemi Covid-19 Sudah lebih dari enam bulan, bangsa Indonesia...
- Advertisement -

SLEMAN, suaramuhammadiyah.id,- Helikopter jenis Bell 205 Skadron 11/serbu Puspenerbad nomor registrasi HA-5073 yang jatuh di Kalasan ternyata ada penumpang sipil. Ini diketahui setelah penumpang sipil tersebut diketemukan meninggal dalam Heli yang punya misi pengamanan Presiden.

Baca: Heli Pengamanan Presiden Jatuh di Kalasan

Penumpang sipil yang meninggal adalah perempuan bernama Fransisca Nila  Agustin. Perempuan yang ikut penerbangan dari Adi Sumarmo Solo menuju Adi Sutjipto itu diduga pacar dari salah seorang personil Angkatan Darat yang menjadi awak Heli tersebut.

Dengan meninggalnya Fransisca ini, korban meninggal jatuhnya Heli tersebut menjadi 3 orang. Korban meninggal dari awak Heli tersebut adalah Letda Cpn Angga Juang dan Serda Sirait.  Awak yang lain selamat dan mendapat perawatan di RSPAU Hardjo Lukito Yogyakarta. Awak pesawat yang menerbangkan Heli tersebut adalah: Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga (Pnb I), Letda Cpn Angga Juang (Pnb II), Serka Rohmad (TI), Serda Sirait (AV), dan Kopda Sukoco (MEK) (le).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles