24.2 C
Yogyakarta
Selasa, September 22, 2020

Pak AR mau Melantik Saddam Hussein

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Berdayakan Potensi Kader, NA Solo Garap Lumbung Ketahanan Pangan

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pandemi covid-19 yang tak kunjung berakhir dan cenderung makin signifikan pertambahan jumlah pasien yang positif. Konsekuensinya adalah banyak...

LLHPB ‘Aisyiyah DIY: Perhatikan Ketahanan Tubuh dan Gizi Anak Era Pendemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Webinar Seri 3 Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY dengan tema Edukasi...

Kenaikan Tarif Cukai 30% Hasil Tembakau Untuk Mendukung Pencapaian Target RPJMN Indonesia

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada 21 September 2020, Center of Human and Economic Development ITB Ahmad Dahlan Jakarta menyelenggarakan konferensi pers untuk...

Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Penanganan Pandemi Covid-19

PERNYATAAN PERS PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR 20/PER/I.0/H/2020 TENTANG PENANGANAN PANDEMI COVID-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, hingga Tinjau Kembali Pilkada

Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 20/Per/I.0/H/2020 Tentang Penanganan Pandemi Covid-19 Sudah lebih dari enam bulan, bangsa Indonesia...
- Advertisement -

SUARA MUHAMMADIYAH, Karena sudah tidak dikaruhke oleh staf pemerintah Irak, maka Pak AR dan Pak Djarnawi jalan-jalan ke obyek-obyek wisata sejarah, antara lain masjid-masjid, bekas kerajaan,  museum dll.

Di sana Pak AR dan Pak Djarnawi melihat banyak orang yang datang ke makam, tidak hanya berziarah, tapi berdoa minta sesuatu kepada yang sudah meninggal, bahkan ada yang sampai menangis meraung-raung, ada yang kirim surat dll.

Komentar Pak Djarnawi ; ”Pak AR, Muhammadiyah perlu mendirikan cabang dan ranting di sini untuk memberantas bid’ah”

“Ya, tapi Saddam Husein harus kita lantik dulu sebagai Ketua Perwakilan Muhammadiyah di Irak he .. he..”

Jawab Pak AR. “Wah sebelum melantik kita bisa bonyok  digebugi anak buah Saddam” kata Pak Djarnawi.

“He.. he. Kalau mau mendirikan cabang  dan ranting Muhammadiyah di sini ya harus mau bonyok digebugi dulu oleh anak buah Saddam” jawab Pak AR.

- Advertisement -

2 KOMENTAR

  1. Ternyata Pak AR dan Pak Djarnawi dapat bercanda lucu dan berguyon ria.
    Yang dilihat dari kedua tokoh besar Persyarikatan di Irak dapat menginspirasi Muhammadiyah untuk membuat tempat- tempat bersejarah diantaranya banyak membangun AUM: Masjid- masjid dan Museum Muhammadiyah.
    Yang menjadi pelajaran bagi kita yaitu kita tidak boleh minder dg negara lain, termasuk negara- negara Timur- Tengah. Kita jangan melihat rumput tetangga, orang lain lebih hijau dan melihat paham Islam ditempat lain Silau Men.
    Ternyata di Irak banyak orang meminta- minta makam orang yang sudah meninggal dunia, apalagi secara umum di Indonesia yang bukan/ jauh dari negara Tim- Teng ??
    Walaupun kondisi Irak kurang menguntungkan karena keamanan, tapi dakwah PCIM harus tetap bergerak. Semoga !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles