31 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 4, 2020

Penyair Muhammadiyah Taufik Ismail Dapat Bintang Budaya Parana Dharma

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Revitalisasi Pancasila Jangan Sampai Mengulang Tragedi Masa Lalu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ada dua peristiwa yang membuat kita kembali mempertanyakan Pancasila: (1) pro-kontra Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila,...

MDMC Luwu Kembali Salurkan Bantuan, Tim Relawan Banjir Bandang Tetap Siaga

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Disaster Manajemen Center) atau Satgas Bencana Muhammadiyah Kabupaten Luwu tiba di Masamba, Kabupaten Luwu Utara di...

Silaturahim dengan PDM, Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Prof Dr Muhajir Effendi, MAP tiba di Luwu Raya melalui...

Sayembara Business Plan Sociopreneur Cabang & Ranting Muhammadiyah 2020

Suara Muhammadiyah – Sayembara dengan total hadiah puluhan juta rupiah sudah mulai dibuka oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah. Agenda...

Program Kemaslahatan, Lazismu Gorontalo berbagi Daging Qurban di 4 Wilayah

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Tema besar qurban tahun ini adalah qurban untuk ketahanan pangan, yang bertujuan untuk diberikan kepada fakir miskin dan...
- Advertisement -

JAKARTA, suaramuhammadiyah.id,- Penyair dan sastrawan Taufik Ismail, penyair Muhammadiyah, Senin (15 Agust-16) menerima pemganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parana Dharma. Penganugerahan diberikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta.

Taufik Ismail pendapat penghargaan ini karena berjasa besar di bidang Sastra dan Penyair. Taufik sendiri pernah memimpin Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Baca: PUISI TAUFIQ ISMAIL UNTUK MUHAMMADIYAH

Keluarga Muhammadiyah lainnya yang mendapat penghargaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah mantan Kapolri Jenderal (purn) Badrodin Haiti. Ia mendapat Bintang Mahaputera Adipradana.

Baca: Kapolri Badroodin Haiti : ‘Saya Masih Diakui Anggota Muhammadiyah kan?’

Ada tiga jenis tanda kehormatan yang diberikan Jokowi, antara lain Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Jasa Utama, dan Bintang Budaya Parama Dharma.

badrodin haiti

Berikut daftar lengkap tokoh yang dianugerahi tanda kehormatan oleh Presiden Jokowi.

  1. Melalui keputusan Presiden RI No. 64/TK/Tahun 2016 tanggal 10 Agustus 2016, Jenderal Pol (purn) Badrodin Haiti dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana atas usulan dari Polri antara lain berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.
  2. Keputusan Presiden RI Nomor 65 TK / Tahun 2016 Tanggal 10 Agustus 2016 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama ditujukan kepada empat orang: (a) H Saifudin Aswari Rivai SE, Bupati Lahat Provinsi Sumatera Selatan (periode Tahun 2008-2013, periode Tahun 2013-2018) atas usulan dari Kementerian Sosial RI, antara lain berjasa dalam bidang sosial kemanusiaan, dengan program listrik masuk desa, 99 persen wilayah desa di Kabupaten Lahat terjangkau oleh listrik. (b) Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah, MAgri Bupati Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (periode tahun 2008-2013, dan periode tahun 2013- 2018) atas usulan dari Kementerian Koperasi dan UMKM, antara lain berjasa besar di bidang koperasi, usaha mikro kecil, dan menengah dengan menata pedagang kaki lima di Pantai Seruni dan Pantai Lamalaka. (c) Dr Hasto Wardoyo, SpOG Bupati Kulon Progo, Provinsi DIY (periode tahun 2011-2016) atas usulan dari Kementerian Koperasi dan UMKM, antara lain berjasa besar di bidang koperasi, usaha mikro kecil dan menengah dengan moto bela dan beli Kulon Progo.  (d) Dr Andi Eka Sakya, MEng, Kepala BMKG (tahun 2013 s/d Sekarang) atas usulan dari BMKG, antara berjasa dalam bidang pelayanan BMKG dengan menggagas open data policy.
  3. Keputusan Presiden RI Nomor 66, TXTahun 2016 Tanggal 10 Agustus 2016 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma ditunjukan kepada empat orang, atas nama:  (a) Mangkunegara VI (Alm Raden Mas Soerjo Soeparto) atas usulan dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan, antara lain berjasa besar di bidang berbaring besar pelestarian budaya Jawa, musik, dan drama tradisional.  (b) Taufik Ismail atas usulan dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan, antara lain berjasa besar di bidang Sastra dan Penyair. (c) Martha Tilaar, atas usulan dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan, antara lain berjasa besar di bidang pelestarian jamu dan herbal. (d) Prof Dr Achadiati Ikram, atas usulan dari Kementerian Kebudayaan Dan Pendidikan, antara lain berjasa besar di bidang filologi.Hadir dalam upacara penghargaan oleh Presiden Jokowi ini jajaran menteri Kabinet Kerja dan pimpinan DPR, MPR, serta DPD (le).
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles