33 C
Yogyakarta
Senin, Agustus 10, 2020

PCIM-PCIA Malaysia Gelar Halal Bihalal dan Pengajian Bernuansa Rekreasi Keluarga

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lazismu Medan Jaring Milenial Berdayakan UMKM

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pembinaan UMKM menjadi demikian ditengah hawa resesi yang semakin panas. UMKM memiliki dayatahan dalam menghadapi guncangan ekonomi. Hal itu...

Uji Kompetensi 14 Skema LSP UMP Bersama BNSP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Purwokerto tengah melakukan penambahan ruang lingkup LSP. Hal in ditandai...

Peduli UMKM di Saat Pandemi, KKN 117 UMY Kembangkan Potensi Batik Trisno Idaman

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Tim 117 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Batik Trisno Idaman.  Sebuah...

UMSU Dampingi Peningkatan Kualitas Ponpes Kwala Madu

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berkomitmen mendamping pengelolaan dan pengembangan pendidikan pesantren modern Kwala Madu, Langkat.

Mencegah Cyber Bullying Dimulai dari Keluarga

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan internet yang semakin cepat dan meluas memunculkan berbagai dampak, tidak hanya positif tetapi juga negatif. Salah satu...
- Advertisement -

KUALA LUMPUR, suaramuhammadiyah.idSilaturahim dan pengajian yang secara rutin dilakukan pasca Idul Fitri telah menjadi tradisi bagi warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Malaysia sekembalinya dari tanah air. Di tahun 2016 ini, warga PCIM dan PCIA Malaysia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menggelar halal bihalal sekaligus pengajian bulanan di alam terbuka bernuansa rekreasi keluarga, tepatnya di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur.

Dalam tausiyahnya, penasehat PCIM Malaysia Ust Dr Muhammad Arifin Ismail Lc MA menjabarkan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam budaya penyambutan bulan Syawal di masyarakat nusantara. Budaya mudik (pulang kampung), takbiran di malam lebaran, halal bihalal, dan berbagai kegiatan masyarakat sepanjang bulan Syawal bukan sekedar ritual budaya, tapi membawa makna pentingnya silaturahim dan persaudaraan. Malam Eid, menurut Ust Arifin, adalah malam ijazah atau malam kelulusan yang akan disambung dengan silaturahmi. “Ini penting karena Islam menekankan pentingnya keseimbangan ritual dan sosial,” tuturnya..

Pengajian yang dihadiri warga PCIM dan PCIA Malaysia termasuk dari Ranting-ranting istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut telah terlaksana penuh keakraban. Kegiatan lomba dan permainan anak-anak pun turut memeriahkan suasana pengajian. Ust Arifin yang juga mantan Ketua Umum PCIM Malaysia periode 2011-2016 itu berpesan agar kita jangan menunda silaturahim. “Agar tidak menggantung ibadah orang lain, dan agar ibadah kita tidak tergantung oleh orang lain.”

“Oleh itu, halal bihalal memiliki pesan penting agar kita selalu ingat akan silaturahim yang menjadi pondasi kekuatan dakwah Islam,” tegasnya yang kini bertugas sebagai panel ahli Pejabat Mufti Wilayah Kuala Lumpur, Malaysia (ed-Th).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles