29.5 C
Yogyakarta
Minggu, Juli 12, 2020

Buya Syafii Maarif: Isu SARA Pertanda Demokrasi Kita Tidak Sehat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

AS Berikan Sanksi pada Anggota Partai Komunis China terkait Penahanan Muslim Uighur

Suara Muhammadiyah – Amerika Serikat pada Kamis (9/7) telah memberlakukan sanksi terhadap salah seorang politisi China, Chen Quangguo, beserta tiga pejabat senior...

Disambut Haru Keluarga, UMY Umumkan Penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengumumkan penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah. Pengumuman disampaikan Rektor UMY Dr Gunawan Budiyanto, MP...

Spirit Baru Suara ‘Aisyiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rentang perjalanan yang sangat panjang Aisyiyah bersama Suara Aisyiyah telah menunjukkan jati dirinya sebagai gerakan perempuan Islam...

Idul Adha ala Muhammadiyah di Masa Pandemi Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Pengajian Umum via Zoom bertema “Idul Adha di Masa Pandemi Covid-19” pada 10 Juli 2020. Pengajian...

Turki Resmi Kembalikan Hagia Sophia sebagai Masjid

ANKARA, Suara Muhammadiyah – Turki telah resmi memutuskan untuk mengembalikan Hagia Sophia, salah satu museum bersejarah di Istanbul Turki, sebagai masjid.
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah,-  Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr HA Syafii Maarif mensinyalir bahwa banyaknya isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) merupakan pertanda demokrasi kita tidak sehat.  Orang hanya siap menang saja tetapi tidak siap kalah.

Baca: Ketua MPR: Buya Hamka Mengirimkan Muridnya ke Daerah, seperti Lembaga Dakwah Khusus Muhammadiyah

Menurut Buya Syafii Maarif, penting peserta pilkada untuk siap menang dan siap kalah dalam kompetisi memperebutkan kursi kepala daerah dalam pilkada serentak 2017. Jika mental ini betul-betul dimiliki oleh peserta pilkada diyakininya tidak akan ada isu SARA dalam pilkada.

Baca: Syafii Maarif: Guru Aisyiyah yang Dibayar Murah Lebih Berhak Masuk Surga Daripada Saya

Menurut Buya Syafii, ini soal mental.  Ini harus diperbaiki. Kalau tidak, maka demokrasi kita akan tetap stagnan dan tidak maju-maju.

Baca: Buya Syafii Maarif: Jangan Memperalat Tuhan untuk Tujuan Pragmatis Politik

Akibat lain dari mental tidak siap kalah ini juga adanya politik uang di dalam Pilkada. Sama seperti isu SARA, politik uang ini juga menandakan peradaban kita rendah. Demokrasi kita rendah. “Ini harus diperbaiki jika ingin demokrasi kita sehat,” tegas Buya Syafii Maarif (le).

1 KOMENTAR

  1. Wong namanya politik ya begitu, tapi SARA , batasannya dan rumusannya belum jelas. Perlu diseminarkan Buya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles