23.2 C
Yogyakarta
Senin, Agustus 10, 2020

Di Medsos Saling Hujat, Jokowi: Apakah itu Kepribadian Bangsa Kita?

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lazismu Medan Jaring Milenial Berdayakan UMKM

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pembinaan UMKM menjadi demikian ditengah hawa resesi yang semakin panas. UMKM memiliki dayatahan dalam menghadapi guncangan ekonomi. Hal itu...

Uji Kompetensi 14 Skema LSP UMP Bersama BNSP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Purwokerto tengah melakukan penambahan ruang lingkup LSP. Hal in ditandai...

Peduli UMKM di Saat Pandemi, KKN 117 UMY Kembangkan Potensi Batik Trisno Idaman

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Tim 117 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Batik Trisno Idaman.  Sebuah...

UMSU Dampingi Peningkatan Kualitas Ponpes Kwala Madu

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berkomitmen mendamping pengelolaan dan pengembangan pendidikan pesantren modern Kwala Madu, Langkat.

Mencegah Cyber Bullying Dimulai dari Keluarga

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan internet yang semakin cepat dan meluas memunculkan berbagai dampak, tidak hanya positif tetapi juga negatif. Salah satu...
- Advertisement -

JAKARTA, Suara Muhammadiyah—Perilaku masyarakat di media social turut membuat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo prihatin. Jokowi menilai aktivitas atau interaksi yang terjadi di sosial media sudah sangat tidak beretika.

Hal itu disampaikan saat bersilaturahmi dengan Peserta Musyawarah Nasional VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Presiden Joko Widodo menyinggung soal fenomena media sosial ditengah masyarakat, yang fungsinya tereduksi menjadi ajang perdebatan hingga provokasi negative.

“Coba kita lihat sekarang buka, saling menghujat, saling mengejek, saling memaki, saling menjelekan,” ujar Presiden Jokowi pada acara yang digelar di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/11).

Presiden Jokowi mengingatkan segenap netizen bahwa apa yang terlihat di media sosial saat ini tidak mencerminkan kepribadian Bangsa Indonesia yang ramah, toleran dan menghargai perbedaan.

“Apakah itu kepribadian bangsa kita, apakah itu budi pekerti yang ditanamkan kepada kita, say kira tidak, ini ada infiltrasi lewat medsos yang kita tidak sadar, dan tidak kita saring,” ucap Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyebut bahwa peserta Munas VIII LDII ini banyak yang memiliki pekerjaan di bidang yang berkaitan dengan media social. Sehingga harus menjadi perhatian utama. “Saya juga titip kepada seluruh keluarga besar LDII yang akan berkaitan dengan etika di medsos,” tutur Presiden Jokowi (Ribas).

- Advertisement -

2 KOMENTAR

  1. Berbahagialah orang-orang yang dihujat tetapi tidak membalas, dosa-dosa anda diambil para penghujat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles