23.5 C
Yogyakarta
Jumat, Agustus 14, 2020

Baitul Arqam PDM Boyolali Menuju Militansi Pimpinan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Pengabdian, Dosen Manajemen UMY dan Warga Bausasran Adakan Penghijauan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sempitnya lahan tidak menyurutkan keinginan warga RW 11 Bausasran Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta untuk menghijaukan wilayahnya.

Asah Kreativitas, PMM UMM Ajari Anak-Anak Seni Kolase

BLITAR, Suara Muhammadiyah - Kelompok Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pengabidan masyarakat dengan mengajari anak-anak membuat kolase. Kegiatan...

Dosen FEB UMY Latih Jamaah Pengajian Membuat Kain Shibori

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk kewajiban dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi. Disamping itu pengabdian masyarakat di era...

Semua Siswa Dapat, SMK Mutu Tegal Bagikan Perdana Plus Kuota untuk PJJ

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Bentuk pelayanan selama diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam masa covid 19. SMK MUTU Tegal berikan kartu perdana...

Islam, Alam, dan Tugas Manusia

Alam akan membawa manfaat dan berkah bagi manusia, manakala telah melaksanakan tugasnya terhadap alam, yakni mengembalikan alam ke jalan yang benar. Yakni...
- Advertisement -

BOYOLALI, Suara Muhammadiyah-Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali, dengan mengambil tema Revitalisasi Ideologi Menuju Militansi Pimpinan Muhammadiyah” telah mengadakan Baitul Arqam, tanggal 26-27 November 2016 di Asrama Haji Donohudan Boyolali yang diikuti oleh  seluruh anggota Pimpinan Cabang , Pimpinan Majlis dan lembaga serta Ortum tingkat Daerah, sejumlah 200 orang peserta.

Dalam sambutan pembukaannya, M. Jindar Wahyudi selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali menjelaskan bahwa ; masih ada pimpinan Muhammadiyah yang secara kualitas pemahaman dan pengamalan agamanya sudah tidak perlu  diragukan lagi, namun pemahaman dan pengamalan agama mereka masih bergeser dari pemahaman agama yang difahami oleh Muhammadiyah selama ini, tentu hal ini terasa sangat janggal karena sebagai  pimpinan Muhammadiyah tetapi dalam pemahaman dan pengamalan agamanya berbeda dengan apa yang difahami oleh Muhammadiyah.

Oleh karena itu, lanjut Ketua PDM Boyolali, melalui Baitul Arqam ini diharapkan kita akan kembali memahami, mengkaji, menelaah dan mereviu hasil-hasil kesepakatan dan pemahaman agama Islam yang telah difahami oleh Muhammadiyah. Dengan harapan semua pimpinan Muhammadiyah pada semua lini dan tingkatan bahkan seluruh warga Muhammadiyah,  ketika bebicara tentang agama atau faham agama maka harus satu kata dan seirama  yaitu Islam yang difahami oleh Muhammadiyah, baik aqidahnya, ibadahnya, ahlaqnya, mu’amalah duniawiyahnya, falsafah hidupnya  dan sebagainya.

Masih dalam sambutan Ketua PDM Boyolali yang juga merupakan sekretaris Majlis Ulama Indonesia Kab. Boyolali ini, menegaskan bahwa Baitul Arqam yang dilaksanakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan rapat kerja Pimpinan Daerah Muhammaiyah Boyolali yang salah satu agendanya adalah mengadakan gerakan revitalisasi Ideologi Muhammadiyah dalam bentuk Baitul Arqam yang dilaksanakan secara rutin minimal 1 tahun sekali bagi semua Pimpinan baik tingkatan Daerah, Cabang maupun Ranting Muhammadiyah.

Pelaksanaan Baitul Arqam yang dilaksanakan selama dua hari ini berpedoman pada Buku Modul Baitul Arqam yang diterbitkan oleh Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan materi Baitul Arqam antara lain Peran Tauhid Dalam Kehidupan, Tuntunan Ibadah sesuai Keputusan Tarjih, Ibadah Mahdhah dan Nafilah, Metodologi Pemahaman agama Islam, Gerakan Jama’ah dan Da’wah Jama’ah, Profil Kader dan Nilai Perjuangan Tokoh Muhammadiyah, Revitalisasi Cabang dan Ranting, Herarhi Tata Aturan dalam Muhammadiyah, Tadarus Fathul Qulub, Outbound dan sebagainya.

Baitul Arqam yang diadakan pada tahun pertama periode kepemiminan 2015 -2020 setelah semuanya menyelesaikan serangkaian Musyda, Musycab dan Musyran ini diharapkan dalam waktu yang tidak lama untuk segera ditindaklanjuti oleh  semua Pimpinan Cabang Muhammadiyah, dan Ortum-ortum Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Boyolali untuk segera mengadakan  Baitul Arqam sebagaimana yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah tersebut (J Wahyudi).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles