29 C
Yogyakarta
Kamis, September 24, 2020

Muhammadiyah Sulsel Sambut Ajakan Kapolda Untuk Bersinergi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Baitul Arqam UMTS Digelar Daring, Perpanjang Penerimaan Mahasiswa

PADANGSIDEMPUAN,  Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kegiatan Baitul Arqam.  Kegiatan pengkaderan yang diikuti 637 mahasiswa itu berlangsung 22-24...

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...
- Advertisement -

SULSEL, Suara Muhammadiyah- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menerima kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Pol Muktiono bersama sejumlah jajarannya pada Kamis (12/1). Kunjungan dilakukan dalam rangka memperkenalkan diri sebagai Kapolda baru sekaligus mendiskusikan sejumlah isu krusial yang dapat disinergikan bersama Muhammadiyah.

Kapolda Muktiono menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir lebih dulu dari negara ini. Oleh karenanya kehadiran jajaran Kapolda Sulsel kali ini ingin megajak Muhammadiyah bersama-bersama membangun bangsa. “Kehadiran kami ingin mengajak Muhammadiyah membangun bangsa ini,” tambahnya.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel disambut baik oleh PWM Sulsel Ambo Asse, Sekretaris PWM Irwan Akib, Wakil Ketua PWM Mawardi Pewangi, serta sejumlah pengurus. Ketua PWM Sulsel, Ambo Asse menyambut baik ajakan untuk bersinergi. Ia menjelaskan bahwa PWM dibantu oleh 20 Majelis dan Lembaga, serta delapan Organisasi Otonom, yang ruang lingkup kerjanya menyerupai tugas Negara. “Di kalangan anak muda putra, ada Pemuda Muhammadiyah. Pemuda puteri ada Nasyiah. Di kalangan mahasiswa ada IMM, di pelajar ada IPM. Yang spesifik ke tugas bela Negara ada KOKAM dan Tapak Suci,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sejumlah isu dan kondisi Sulawesi Selatan turut menjadi pembahasan. Salah satunya yakni terkait isu terorisme dan perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi, kata Muktiono, membawa implikasi terhadap kehidupan bermasyarakat. Namun pemerintah telah mengantisipasi perkembangan tersebut dengan UU ITE.

Muktiono juga mengatakan bahwa Sulawesi Selatan adalah daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Oleh karenanya, sangat disayangkan jika pertumbuhan yang pesat ini tiak dikawal dengan suasana yang kondusif.

Sekretaris PWM Sulsel, Irwan Akib turut mengapresiasi kunjungan yang dilakukan Kapolda Sulsel Muktiono. Pihaknya juga menceritakan ketika Kapolri Jend Pol Tito Karnavian baru saja dilantik dan berkunjung ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Pak Tito berkunjung ke Muhammadiyah dalam rangka meminta masukan dan mengajak Muhammadiyah bersinergi. Malah, ia sempat berseloroh bahwa jika pensiun nanti, ingin jadi pengurus Muhammadiyah. Sebab, menurutnya mengurus Muhammadiyah sama dengan mengurus Negara,” tuturnya seperti dilansir dalam tribunnews.com

Irwan menambahkan bahwa Muhammadiyah di setiap tingkatan dapat bekerjasama dengan Kepolisian. Di tingkat Kecamatan Muhammadiyah memiliki Pimpinan Cabang yang dapat bersinergi dengan Polsek. Demikian pula di tingkat Kelurahan, ada Pimpinan Ranting. “Jika Kepolisian memiliki program pembinaan masyarakat, saya kira muatannya bisa disinergikan,” tandasnya (Anita/Yusri).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles