29 C
Yogyakarta
Kamis, September 24, 2020

Berdayakan Ekonomi Nelayan, Muhammadiyah Bengkulu Manfaatkan Potensi Wisata Pantai

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Baitul Arqam UMTS Digelar Daring, Perpanjang Penerimaan Mahasiswa

PADANGSIDEMPUAN,  Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kegiatan Baitul Arqam.  Kegiatan pengkaderan yang diikuti 637 mahasiswa itu berlangsung 22-24...

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...
- Advertisement -

BENGKULU, Suara Muhammadiyah-Menyoroti kondisi perekonomian nelayan Bengkulu yang belakangan terganggu karena cuaca yang tidak menentu, Muhammadiyah Bengkulu berinisiatif untuk memanfaatkan potensi wisata pantai sebagai sumber ekonomi alternatif jangka panjang bagi nelayan setempat. Hal tersebut menjadi upaya untuk mewujudkan jamaah yang tangguh bencana sekaligus tangguh dalam ekonomi.

Sebelumnya, sebagai langkah mensiasati dampak ekonomi yang disebabkan oleh cuaca ekstrim, Muhammadiyah telah menggalakkan program gerakan secanting beras untuk nelayan yang telah dilakukan pada akhir Desember 2016 lalu.

“Program ini sebagai upaya mewujudkan sumber ekonomi alternative yaitu selain tangkapan ikan dari laut, untuk mengantisipasi nelayan pasar Bengkulu menghadapi cuaca ekstrim dimasa mendatang,” tutur Agus Widianto, Ketua MDMC PWM Bengkulu.

Menurut Agus, sebagai langkah awal dalam membangun sebuah destinasi wisata pantai yang dikehendaki mampu menjadi alternative ekonomi bagi nelayan setempat, diwujudkan dengan kegiatan bersih pantai yang dilakukan Ahad sore (22/1).

“Bersih pantai merupakan langkah awal mewujudkan destinasi wisata yang akan dikelola oleh warga Muhammadiyah pasar Bengkulu. Ini langkah awal mewujudkan jamaah tangguh bancana dan tangguh Ekonomi,”  lanjutnya.

Sedangkan menurut Koordinator kegiatan, Susilowati, selama ini potensi yang ada adalah pantai yang sampai saat ini belum dikelola langsung oleh masyarakat. Meskipun, masyarakat pasar Bengkulu menguasai pantai sepanjang kurang lebih 500 meter terseut. “Sampai saat ini memang  disepanjang pantai kota Bengkulu sudah banyak berdiri lokasi wisata, namun itu dimiliki oleh individu,” tutur Susilowati.

Sedangkan ide pembuatan destinasi wisata tersebut didasari oleh sejumlah faktor di antaranya adalah sebagai sumber ekonomi, sebagai media penguatan kapasitas masyarakat untuk tangguh terhadap bencana, dan media bagi AMM untuk turut aktif mengimplementasikan ide-ide cerdas yang dimilikinya.

“Bersih pantai adalah tahap awal untuk mewujudkan gagasan tersebut dengan keterlibatan aktif seluruh komponen Muhammadiyah Bengkulu,” tutupnya (Th).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles