27 C
Yogyakarta
Jumat, Agustus 14, 2020

Terjadi Bencana Longsor, Lazismu dan LPB Karanganyar Gerak Cepat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Dosen UMY Lakukan Pendampingan Manajemen Infaq Masjid

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Pengabdian Masyarakat merupakan implemetasi catur dharma perguruan tinggi. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah...

Uji Sertifikasi Kompetensi untuk Penyunting Naskah atau Editor

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Penulisan buku non fiksi, Penyunting Naskah/Editor, Penyunting Substantif kerjasama Program Studi Magister Pendidikan IPS,...

Pengabdian Masyarakat, Dosen FEB UMY Suburkan KWT Amanah ‘Aisyiyah Bausasran

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isthofaina Astuty bersama dengan Meika Kurnia Pudji RDA, dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas...

Peran Penting Pemasaran Ritel Perspektif Akademisi Internasional dan Praktisi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Guna menambah wawasan dan pengalaman praktis mahasiswa, International Program of Management and Business (IMaBs), prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah...

Pimpinan Madrasah Mu’allimin dan PUTM Lepas Kader Pengabdian di Sumpur Kudus

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Bertempat di Masjid Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, 14 Agustus 2020, pimpinan Madrasah Muallimin dan Pendidikan Ulama...
- Advertisement -

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah-Memasuki pertengahan bulan Februari intensitas hujan yang terjadi dibeberapa titik lokasi wilayah Kabuaten Karanganyar masih cukup tinggi, seringnya hujan turun ini menyebabkan beberapa kejadian bencana alam. Tercatat pada hari rabu sore (15/02) dan kamis dini hari tadi (16/02) terjadi bencana tanah longsor di dua lokasi berbeda yaitu Kecamatan Tawangmangu dan Kecamatan Jatiyoso.

Berdasarkan laporan dari lapangan pada rabu sore sekitar pukul 17.00 WIB terjadi tanah longsor setelah terjadi hujan lebat di dukuh Rejo RT 01/12 desa Plumbon Kecamatan Tawangmangu. Tebing setinggi 25 meter dengan lebar sekitar 20 meter longsor mengenai bangunan rumah warga atas nama Supono (43 tahun). Logsoran mengenai bangunan tembok dinding rumah dengan ukuran 13 x 12 meter mengakibatkan jebol dan hancurnya bangunan, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

Pada pukul 02.00 WIB dinihari tadi menyusul kejadian tanah longsor di lokasi berbeda mengenai tanah warga atas nama Parmin di dukuh Tlobo RT 21 RW 11 desa Tlobo Kecamatan Jatiyoso, tanah samping pekarangan longsor sehingga mengakibatkan sebagian bangunan rumah rusak terbawa longsor yang harus dibongkar karena membahayakan keselamatan pemilik rumah. Akibat kejadian tanah longsor di dua lokasi tersebut mengakibatkan kerugian tidak kurang dari 50 juta.

Ketua Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar Munfarid bergerak cepat dengan menginstruksikan jajarannya berkoordinasi dengan Lazismu ranting masing-masing lokasi serta LPB (Lembaga Penanggulangan Bencana) melakukan penanganan dengan memberikan bantuan dan menghimpun donasi kepada warga Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar.

“Untuk tanah longsor di Jatiyoso Lazismu Daerah segera mengirimkan bantuan 100 zak semen dan saat ini sedang dilakukan penghimpunan donasi kemanusiaan kepada warga Muhammadiyah untuk membantu meringankan beban warga yang terkena bencana” tulis Munfarid melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu sekretaris Lazismu Daerah Karanganyar Aan Shopuannudin meminta kepada pengurus Lazismu Ranting untuk segera merapat melakukan koordinasi dengan pengurus Daerah dan LPB dalam proses peananganan tanah longsor di dua lokasi tersebut.

Lebih lanjut ketua Lazismu PDM Karanganyar meminta kepada ranting-ranting Muhammadiyah yang belum terbentuk kepengurusan Lazismu segera dibetuk sehingga apabila ada hal-hal seperti ini lebih mudah melakukan koordinasi dan pentasharufan bantuan dari lembaganya tidak ditangani orang-perorang tetapi secara kelembagaan (MPI PDM Kra – JOe).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles