24.4 C
Yogyakarta
Jumat, September 18, 2020

MDMC Kendal Respon Banjir Bandang Kenjuran Purwosari

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Ihyaul Ulum Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kita sekarang hidup pada era dimana perusahaan taksi terbesar di dunia, tidak memiliki satupun armada taksi (uber, grab,...

Beberapa Daerah di Kalteng Banjir, Muhammadiyah Gerak Cepat Bantu Warga

KATINGAN, Suara Muhammadiyah -  Beberapa Kabupaten di Kalimantan Tengah dilanda banjir, antara lain kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan dan Lamandau. Intensitas hujan...

Menggugah Semangat Ta’awun di Kala Pandemi

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ta’awun adalah bagian dari spirit Muhammadiyah. Spirit inilah yang menjadi penguat bagi Muhammadiyah untuk terus bergerak memberikan kontribusi...

Sambangi Siswa, Guru SD Muhammadiyah Girinyono Bantu Belajar di Rumah

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid-19 membuat proses pembelajaran dilaksanakan melalui daring. Tidak sedikit kendala yang dialami ketika melaksanakan daring. Mulai...

‘Aisyiyah Probolinggo Bareng Dinas Pertanian Latih Penanaman Holtikultura

PROBOLINGGO, Suara Muhammadiyah - Tidak bisa diprediksi kapan pandemi covid ’19 akan berakhir. Berdampak kepada perekonomian keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
- Advertisement -

PURWOSARI, Suara Muhammadiyah-Dusun Kenjuran Purwosari dihantam banjir bandang Ahad, (26/3) lalu. TRC MDMC Kendal langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mevakuasi warga terdampak langsung dan warga sekitarnya. BPBD, PMI, TAGANA, BANSER dan relawan lainya di lokasi melakukan koordinasi yang di koordinatori oleh Khairul Huda dari staf BPBD Kabupaten Kendal. Berdasarkan koordinasi tersebut, MDMC dan TAGANA kendal mendapat tugas untuk mendirikan dapur umum, PMI mendapat bagian di LOGISTIK, dan Banser untuk masalah keamanan.

Terdapat kurang lebih 500 warga yang harus mengungsi akibat kejadian itu, pengunsian di bagi menjadi 3 tempat yaitu Masjid Baitul Falah 192 jiwa, kediama Bapak Isro 66 jiwa, Ibu Ana 105 dan sebagian diungsikan ke kediaman saunak dan saudara mereka.

‘‘Ini hasil assesmen sementara yang dilakukan oleh relawan muhammadiyah, yang disampaikan oleh Donny Halim Ketua Bidang Tanggap Darurat MDMC Kendal di lokasi kejadian, selain itu juga disampaikan bahwa tim Dapur Umum berseta alat dan logistrik sendang perjalanan menuju lokasi,” jelas Naibul Umam Ketua MDMC Jateng.

Dapur Umum sendiri menyediakan sekitar 750 nasi bungkus sepat kali makan, yang didistribusikan kepada pengungsi dan relawan. Sementara itu gabungan relawan muhammadiyah yang terdiri dari kokam,pemuda muhammadiyah melakukan kerja bakti membantu warga membersihkan rumah, puing – puing dan saluran air.

Berdasarkan assesment yang dilakukan relawan muhammadiyah terdapat 21 rumah warga rusak dan santitasi utama warga rusak total adapun rincianya 3 rumah hanyut, 9 rusak rumah berat, 8 rumah rusak ringan, 1 kandang kambing hanyut dan sekitar puluhan ternak warga mati. Kerusakan fasilitas umum di antaranya saluran air bersih yang terbuat dari pipa pralon dan bak penampungan juga mengalami kerusakan parah di kedua jalur sumber air. Di antaranya, Jalur kali mati 4 km terdiri dari  5 jalur sumber air milik warga mandiri yang mengaliri 1 masjid, 5 mushola  dan ratusan rumah warga rt 16,17,18,19,20; Jalur kali sowo 2 km terdiri dari 3 jalur sumber air 2 milik warga, 1 bantuan pemerintah  yang mengaliri 2 mushola dan puluhan rumah warga rt 12,13,15,17,18; Posko pendakian gunung Prau  meliputi toilet umum dan dapur; mesin Diesel rt 20 diketahui hanyut.

Ditaksir total kerugian  rumah, perabotan dan barang adalah sekitar Rp. 366.000.000 dan fasum kurang lebih puluhan juta.

Ketua MDMC Kendal Moh Hafid menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Muhammadiyah untuk tidak mengirimkan barang bantuan berupa bahan pokok, selimut, tikar dan lainya karena di posko logistik barang tersebut sudah banyak dan cukup untuk satu minggu kedepan. “Lebih baik donasi dikumpulkan terlebih dulu karena MDMC Kendal mempunyai program rehab rekontruksi pasca ini. Untuk kebutuhan rehab rekon masih dikaji oleh tim dan berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait supaya tepat sasaran,” tuturnya sesaat setelah berkoordinasi dengan Kalak BPBD Sigit (praspim).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles