23.5 C
Yogyakarta
Jumat, Agustus 14, 2020

KOMMENT Ponorogo Bantu Korban Bencana Melalui Seminar

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Pengabdian, Dosen Manajemen UMY dan Warga Bausasran Adakan Penghijauan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sempitnya lahan tidak menyurutkan keinginan warga RW 11 Bausasran Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta untuk menghijaukan wilayahnya.

Asah Kreativitas, PMM UMM Ajari Anak-Anak Seni Kolase

BLITAR, Suara Muhammadiyah - Kelompok Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pengabidan masyarakat dengan mengajari anak-anak membuat kolase. Kegiatan...

Dosen FEB UMY Latih Jamaah Pengajian Membuat Kain Shibori

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk kewajiban dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi. Disamping itu pengabdian masyarakat di era...

Semua Siswa Dapat, SMK Mutu Tegal Bagikan Perdana Plus Kuota untuk PJJ

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Bentuk pelayanan selama diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam masa covid 19. SMK MUTU Tegal berikan kartu perdana...

Islam, Alam, dan Tugas Manusia

Alam akan membawa manfaat dan berkah bagi manusia, manakala telah melaksanakan tugasnya terhadap alam, yakni mengembalikan alam ke jalan yang benar. Yakni...
- Advertisement -

PONOROGO, Suara Muhammadiyah- Musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Banaran dan Desa Dayakan sebulan yang lalu masih menyisakan luka yang mendalam bagi warga tertimpa bencana. Sebagai bentuk kepedulian, salah satu wadah enterpreneur muda yang digawangi oleh sebagian besar mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo yakni Komunitas Muda Enterpreneur (KOMMENT) turut mengambil peran aktif dalam memberikan kontribusi bagi warga terdampak bencana melalui seminar kewirausahaan yang keseluruhan hasilnya nanti akan disumbangkan kepada warga Desa Banaran dan Dayakan.

Seminar bertajuk “Cara Membangun Ide Bisnis Kreatif di Kalangan Generasi Muda” dilaksanakan pada Senin (1/5) di Lantai 4 Aula Seminar UM Ponorogo. Kegiatan yang mengusung tagline “Mencari Ilmu serta Beramal” ini diisi oleh Chairman PT Petakumpet Yogyakarta yang merupakan Finalis International Young Creative Enterpreneur of The Year (IYCEY) 2006 dan 2007 Britis Council Indonesia, M Arief Budiman.kommen2

Hasil dari seminar kewirausahaan ini 100% akan disumbangkan kepada korban tanah longsor di Desa Banaran dan Dayakan, Ponorogo. Tak hanya itu, KOMMENT Ponorogo juga memiliki program Jimpitan Dhuafa dalam bentuk beasiswa orang tua asuh anak-anak yatim piatu selama 3 tahun dari tingkat SD hingga SMP. Oleh karenanya, pihaknya menjadi fasilitator bagi siapa saja yang ingin memberikan kedermawanan bagi anak-anak korban tanah longsor Banaran dan Dayakan terutama yang masih sekolah.

Presiden KOMMENT, Muchlis mengatakan bahwa seorang enterpreneur muda harus menghadirkan jiwa socialenterpreneur sebagai bekal untuk membangun peradaban usaha yang ingin dan telah dilaksanakan. “Jiwa ini harus benar-benar ditanamkan agar kesuksesan wirausaha muda aka terus berkelanjutan baik secara lahiriah maupun batiniah,” ujarnya.

Muchlis berharap, kedepannya seluruh donatur dan anggota KOMMENT Ponorogo terus mengembangkan program Jimpitan Dhuafa dengan lebih kreatif dan inovatif sehingga usaha yang dirintis bisa membawa kebaikan dan manfaat bagi semua pihak.

“Dengan demikian program KOMMET ini selalu mendapat ridho Allah SWT dan semua pihak sehingga bisa berkontribusi kepada sesama manusia,” tukasnya (SH).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles