24.4 C
Yogyakarta
Kamis, Agustus 13, 2020

Tak Miliki Banyak Modal, Aisyiyah Pagedangan Nekat Gelar Sunatan Masal

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Peduli di Masa Pandemi, KKN 062 UMY Bantu Kelompok Tani Kakao

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Tim 062 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Kelompok Tani Kakao Ngudi...

KKN 162 UMY, Gandeng UMKM Luwuk Banggai dengan Digital Marketing

LUWUK, Suara Muhammadiyah - Tim 162 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Aulia Food. Sebuah Usaha...

UMY Songsong Kembali Perkuliahan secara Tatap Muka

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu, 12 Agustus 2020, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) beserta jajarannya mulai dari dosen hangga tenaga kependidikan...

Kini Ada 80 Rumah Sakit Muhammadiyah Tangani Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penularan Covid-19 mengalami peningkatan yang begitu masif selama dua pekan ini di hampir seluruh tempat di Indonesia.

Selamat! Lima Proposal Mahasiswa UMTS Lolos PKM Tingkat Nasional

PADANGSIDIMPUAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) berhasil meraih 5 judul pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 (lima) bidang Tahun...
- Advertisement -

TANGERANG, Suara Muhammadiyah- Sejumlah 14 anak mengikuti kegiatan sunatan masal yang digelar oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pagedangan pada Kamis (11/5) di Kampung Gunung Batu. Kegiatan yang diikuti oleh anak-anak dari daerah sekitar tersebut terselenggara atas kerjasama dengan PCA Legok dan disponsori oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang, serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan (STIEAD).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCA Pagedangan, Ida Mahmudah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program pertama yang dilakukan Aisyiyah Pagedangan. Menurutnya, kegiatan ini dirancang dalam waktu yang cukup singkat yakni hanya sekitar dua bulan. Ia juga mengaku bahwa pihaknya sebenarnya tak memiliki modal memadai untuk menggelar kegiatan tersebut. “Ini modalnya nekat saja,” ujarnya.

Disampaikan Ida bahwa kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar atas bantuan dari berbagai pihak. Ia juga memastikan bahwa Aisyiyah Pagedangan akan menggelar kegiatan-kegiatan serupa selanjutnya.

“Jika acara ini berhasil dan diterima dengan baik oleh masyarakat, pada tahun-tahun berikutnya akan ada kegiatan serupa,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar. Hal ini ditandai dengan antusiasme warga dan anak-anak dalam acara tersebut meskipun sebagian dari mereka harus mengantri sampai siang.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Suhardi turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan sunatan masal ini dengan baik.

“Kami merasa senang karena keberadaan Aisyiyah dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Tujuan kami menyelenggarakan kegiatan ini adalah agar keberadaan organisasi ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” tuturnya.

Menurut Suhardi, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi warga yang kesulitan untuk mengkhitan putranya. Hal ini ditengarai karena adanya kesulitan biaya, serta ada juga karena takut. Menurutnya, hal-hal tersebut dapat diatasi dengan baik melalui kegiatan sunatan masal. Ia juga berharap agar anak-anak yang dikhitan bisa menjadi anak yang sholeh dan sukses di kemudian hari.

“Kita berdoa bersama-sama, semoga anak-anak yang disunat hari ini nanti jadi pejabat, jadi menteri. Sehingga mereka nanti bisa menggelar sunatan masal juga. Kalau bisa, ada yang jadi presiden,” tukasnya (Wah/ Yusri).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles