31 C
Yogyakarta
Jumat, Agustus 14, 2020

Bahaya Warga Muhammadiyah yang Tidak Paham Muhammadiyah

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Dosen UMY Lakukan Pendampingan Manajemen Infaq Masjid

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Pengabdian Masyarakat merupakan implemetasi catur dharma perguruan tinggi. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah...

Uji Sertifikasi Kompetensi untuk Penyunting Naskah atau Editor

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Penulisan buku non fiksi, Penyunting Naskah/Editor, Penyunting Substantif kerjasama Program Studi Magister Pendidikan IPS,...

Pengabdian Masyarakat, Dosen FEB UMY Suburkan KWT Amanah ‘Aisyiyah Bausasran

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isthofaina Astuty bersama dengan Meika Kurnia Pudji RDA, dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas...

Peran Penting Pemasaran Ritel Perspektif Akademisi Internasional dan Praktisi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Guna menambah wawasan dan pengalaman praktis mahasiswa, International Program of Management and Business (IMaBs), prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah...

Pimpinan Madrasah Mu’allimin dan PUTM Lepas Kader Pengabdian di Sumpur Kudus

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Bertempat di Masjid Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, 14 Agustus 2020, pimpinan Madrasah Muallimin dan Pendidikan Ulama...
- Advertisement -

KLATEN, Suara Muhammadiyah- Kurangnya pemahaman warga Muhammadiyah mengenai perjuangan Muhammadiyah dalam melakukan amar ma’ruf nahi mungkar dengan berpedoman pada Al Qur’an dan Assunah menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, pada Ahad (21/5) dalam Tabligh Akbar menyongsong bulan suci Ramadhan di Gedung Dakwah Muhammadiyah AR Fachrudin, Klaten.

“Saya tidak takut sedikitpun dengan PKI, Syiah, dan lain-lain. Tetapi yang saya takutkan adalah bahwa sebagai anggota atau warga Muhammadiyah tetapi tidak paham dengan perjuangan Muhammadiyah yang beramar ma’ruf nahi mungkar dengan berpedoman kepada Al Qur’an dan Assunnah,” tuturnya di hadapan ratusan kader Muhammadiyah, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Kokam, IPM, dan IMM Kecamatan Trucuk.

Lebih lanjut, Fathurrahman mengatakan bahwa anggota Muhammadiyah yang tidak paham akan perjuangan dan aqidah Muhammadiyah itu lebih berbahaya daripada PKI yang atheis. Menurutnya, warga Muhammadiyah yang tidak paham Muhammadiyah akan mengacaukan dan mengaburkan fakta sejarah akan lahirnya Muhammadiyah.

“Perlu diketahui, bahwa Muhammadiyah didirikan karena banyaknya budaya yang eksis di kala tidak sesuai dengan syariat Islam, tetapi ingin dilestarikan Muhammadiyah dengan dasar Al Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Warga Muhammadiyah yang tak paham Muhammadiyah inilah yang akan menghancurkan  Muhammadiyah seperti orang munafiq,” terangnya.

Fathurrahman menambahkan bahwa masyarakat dihadapkan dengan kekuatan besar yang saling berlawanan setiap harinya. Satu sisi kekuatan bersumber dari malaikat yang senantiasa mengajak berbuat baik, sementara kekuatan besar lainnnya adalah syaithan yang senantiasa mengajak umat manusia dalam keburukan.

“Oleh karena itu, harapannya di bulan Ramadhan ini dijadikan sarana mawas diri untuk menghitung kebaikan dan kesalahan yang telah diperbuat, serta berusaha untuk  mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan amal sholeh seperti membaca Al Qur’an, bersedekah, mencari ilmu, dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PCM Trucuk Supadi dalam laporannnya menyebutkan bahwa tujuan diadakannya tabligh akbar dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan ibadah puasa yang penuh keberkahan.

“Hal ini agar di bulan ramadhan kita dapat mencapai kemenangan sesuai dengan tujuan puasa yakni la’allakum tattaquun agar kalian menjadi orang yang bertaqwa.sesuai tema yang diangkat yakni sucikan hati meraih kemenangan dalam ketaqwaan,” ujarnya (Paimin JS).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles