21.8 C
Yogyakarta
Senin, Juli 13, 2020

Santri Mu’allimin Raih Emas di Olimpiade Sains Nasional

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

AS Berikan Sanksi pada Anggota Partai Komunis China terkait Penahanan Muslim Uighur

Suara Muhammadiyah – Amerika Serikat pada Kamis (9/7) telah memberlakukan sanksi terhadap salah seorang politisi China, Chen Quangguo, beserta tiga pejabat senior...

Disambut Haru Keluarga, UMY Umumkan Penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengumumkan penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah. Pengumuman disampaikan Rektor UMY Dr Gunawan Budiyanto, MP...

Spirit Baru Suara ‘Aisyiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rentang perjalanan yang sangat panjang Aisyiyah bersama Suara Aisyiyah telah menunjukkan jati dirinya sebagai gerakan perempuan Islam...

Idul Adha ala Muhammadiyah di Masa Pandemi Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Pengajian Umum via Zoom bertema “Idul Adha di Masa Pandemi Covid-19” pada 10 Juli 2020. Pengajian...

Turki Resmi Kembalikan Hagia Sophia sebagai Masjid

ANKARA, Suara Muhammadiyah – Turki telah resmi memutuskan untuk mengembalikan Hagia Sophia, salah satu museum bersejarah di Istanbul Turki, sebagai masjid.
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Santri Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Satria Widyanto meraih medali emas dalam Olimpiade Sains Nasional ke-16 di Pekanbaru, Riau. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 2-6 Juli 2017 itu santri kelas XII IPA 1 berlomba di cabang Fisika.

Setelah melalui serangkaian lomba, Satria Widyanto yang dibimbing oleh pelatih Arif Al Fatah (Universitas Gajah Mada) meraih medali emas ke-5. Sebelumnya, santri asal Kendal Jawa Tengah ini juga meraih emas KSM (Kompetisi Sains Madrasah) Fisika 2016.

Keikutsertaan Satria dalam ajang ini tidak mudah. “Saya sempat harus melepas satu acara bersama tema- teman saya untuk mengikuti pelatihan daerah. Setelah itu, saya pulang H-3 lebaran, dan kembali ke Jogja H+2, untuk mengikuti pembinaan lanjutan,” tuturnya.

Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Aly Aulia mengucapkan selamat kepada Satria. Menurutnya,  ini merupakan hadiah terindah di awal tahun ajaran 2017-2018 bagi Muallimin.

“Semoga menginspirasi bagi kawan-kawan dan adik-adik kelasnya,  bahwa Muallimin Muhammadiyah memiliki tradisi besar. Alhamdulillah ananda Satria menorehkan sejarahnya bagi kami hal yang sangat membanggakan. Keberhasilan ananda satria menjadi energi bagi kami untuk terus bergerak dan dan berinovasi untuk kemajuan dunia pendidikan islam,  madrasah dan pesantren,” kata Aly.WhatsApp Image 2017-07-07 at 9.58.59 PM

Untuk diketahui, Olimpiade Sains Nasional merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi dan adalah siswa-siswa terbaik dari provinsinya masing-masing.

Olimpiade Sains Nasional diadakan sekali dalam satu tahun di kota yang berbeda-beda. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada olimpiade-olimpiade tingkat internasional.

OSN XV tahun 2016 untuk tingkat Semua Jenjang (SD, SMP, dan SMA) diadakan di Palembang, Sumatera Selatan pada 15-21 Mei 2016. OSN XVI tahun 2017 untuk tingkat Semua Jenjang (SD, SMP, dan SMA) diadakan di Pekanbaru, Riaupada 02-08 Juli 2017. (Ribas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles