29.5 C
Yogyakarta
Minggu, Juli 12, 2020

Din Syamsuddin : Demi Pemberantasan Korupsi yang Berkeadilan, KPK Harus Diperkuat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

AS Berikan Sanksi pada Anggota Partai Komunis China terkait Penahanan Muslim Uighur

Suara Muhammadiyah – Amerika Serikat pada Kamis (9/7) telah memberlakukan sanksi terhadap salah seorang politisi China, Chen Quangguo, beserta tiga pejabat senior...

Disambut Haru Keluarga, UMY Umumkan Penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengumumkan penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah. Pengumuman disampaikan Rektor UMY Dr Gunawan Budiyanto, MP...

Spirit Baru Suara ‘Aisyiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rentang perjalanan yang sangat panjang Aisyiyah bersama Suara Aisyiyah telah menunjukkan jati dirinya sebagai gerakan perempuan Islam...

Idul Adha ala Muhammadiyah di Masa Pandemi Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Pengajian Umum via Zoom bertema “Idul Adha di Masa Pandemi Covid-19” pada 10 Juli 2020. Pengajian...

Turki Resmi Kembalikan Hagia Sophia sebagai Masjid

ANKARA, Suara Muhammadiyah – Turki telah resmi memutuskan untuk mengembalikan Hagia Sophia, salah satu museum bersejarah di Istanbul Turki, sebagai masjid.
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015, Din Syamsuddin mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh lembaga negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Din memberi catatan bahwa langkah pengentasan korupsi harus dilakukan secara serius, konsisten, dan berkeadilan.

“Kita semua harus konsisten memberantas korupsi, karena korupsi adalah extra-ordinary crime against humanity/the people (kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan/rakyat). Untuk itu diperlukan alat (KPK) yang bersih, berani, jujur, adil, dan independen,” tuturnya.

Menurut Din, selama KPK tidak mau dan tidak mampu mengusut kasus-kasus besar seperti BLBI, Century, Reklamasi, RS Sumber Waras, dan kasus-kasus lain yang sudah mengemuka, maka KPK bisa dianggap belum bersih, berani, jujur, adil, dan independen.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu juga tidak sepakat dengan upaya pelemahan KPK. Sebaliknya, KPK justru harus diperkuat. “Demi untuk pemberantasan korupsi yang serius, konsisten, dan berkeadilan maka KPK harus diperkuat,” katanya.

Din mengingatkan supaya KPK tidak ditunggangi oleh kepentingan apa pun. “Saya menilai KPK sekarang tidak kuat karena terkesan dan patut diduga dikendalikan dan menjadi alat politik pihak tertentu. KPK  selama ini bekerja tidak berkeadilan karena mengabaikan kasus-kasus besar yang berhubungan dengan kekuasaan,” ujar Din Syamsuddin. (Ribas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles