24.4 C
Yogyakarta
Senin, Oktober 26, 2020

SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Sabet Juara dalam Ajang FFPB 2017

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Guru SMP Aisyiyah Boarding School Pinrang Ikuti Pelatihan Figur

PINRANG- SMP Aisyiyah Boarding School (ABS) Pinrang mengutus 2 guru mengikuti Pelatihan pembuatan video Pembelajaran yang digelar oleh Figur (Forum Inspirasi Generasi...

UMSU Peduli Kemajuan Masyarakat Melayu

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumater Utara (UMSU) peduli akan kemajuan masyarkat melyayu. Di usianya yang genap setahun, Pakat Melayu merasa...

Haedar Nashir: Dokter Pelopor Kemanusiaan dan Kenegarawan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyambut Hari Dokter Indonesia 24 Oktober 2020, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi berharap...

AMM Jetis Bantul Droping Air Bersih Serentak di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah Jetis Bantul sukses menyelenggarakan Droping Air Bersih #02 di wilayah Gunungkidul Ahad, 18 Oktober 2020....

Universitas Muhammadiyah Papua untuk Kemajuan Pendidikan Bumi Cendrawasih

JAYAPURA, Suara Muhammadiyah – STIKOM Muhammadiyah Papua bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Papua. Berdirinya Universitas Muhammadiyah Papua adalah untuk kemajuan pendidikan Bumi Cendrawasih.
- Advertisement -

MALANG, Suara Muhammadiyah- Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Sekolah yang terletak di Kabupaten Malang ini berhasil menyabet juara dalam ajang Festival Film Pelajar Bondowoso (FFPB) 2017 pada Kamis (20/7).

Melalui film pendek berjudul “Wangsa”, siswa-siswi SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen yang terdiri atas 10 siswa kelas XII berhasil mengemas film berdurasi 10 menit yang berkisah mengenai konflik antara orang tua dan anaknya. Dengan mengangkat tema budaya, film Wangsa menyuguhkan cerita mengenai dua generasi yang diceritakan berbeda selera. Dalam film tersebut, diceritakan tentang perbedaan selera antara orang tua yang menyukai wayang, dan anaknya yang penggemar film hingga akhirnya kedua perbedaan tersebut ternyata saling berhubungan.

Atas keberhasilan dalam menjuarai FFPB 2017, film yang diproduksi pada tahun 2016 ini terhitung telah tiga kali mendapatkan penghargaan serupa di antaranya yaitu sebagai juara 3 LKS Jatim 2016, sutradara terbaik Festival Sinema Sekolah 2016, serta juara 2 FFPB 2017 yang merupakan kegiatan tahunan yang diikuti oleh pelajar dari seluruh Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Arief Joko Suryadi mengaku bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan anak didiknya tersebut. Disampaikannya bahwa keberhasilan tersebut dicapai berkat keinginan yang kuat serta keterampilan siswa. Hal ini mengingat pembuatan film menjadi tradisi di program keahlian Broadcasting Pertelevisian.

“Siswa selalu mengikuti berbagai festival dan lomba yang merupakan kegiatan rutin. Dan kemenangan selalu menjadi target kami,” ungkapnya (Denny/ Yusri).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -