30 C
Yogyakarta
Senin, Agustus 3, 2020

PCPM Cawas Gelar Lomba Panahan, Jumlah Peserta Membludak Lampaui Target

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

IAIN Kudus Gandeng MTs Al-Mu’min dalam KKL Online

IAIN Kudus Gandeng MTs Al-Mu’min dalam KKL Online

Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut POP Kemendikbud

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah menegaskan tak mengikuti Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mendikbud memang sempat menyampaikan permintaan agar...

Qurban Masa Pandemi, Lazismu Grobogan Himpun Qurban Hingga 847 Juta

GROBOGAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amal Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Grobogan berhasil menghimpun puluhan hewan qurban pada Idul Adha...

Kawal Kebijakan Pemerintah AMM Wonosobo Bertandang ke DPRD

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Sejumlah perwakilan dari Angkatan Muda muhmaadiyah (AMM) Wonosobo adakan audiensi bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wonosobo....

Dikemas Ramah Lingkungan, BPKH Salurkan 50 Ekor Sapi Lewat Kurban Ketahanan Pangan Lazismu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – LAZISMU. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama mitra program kemaslahatan di hari raya Idul Adha menyalurkan 50 hewan...
- Advertisement -

KLATEN, Suara Muhammadiyah- Lomba Panahan Tradisional Tingkat Kabupaten yang digelar oleh PCPM Cawas, membludak melebihi target yang berasal dari luar Klaten. Demikian dikatakan Ketua PCPM Cawas, Klaten Hanif pada acara lomba tradisional panahan yang berlangsung di lapangan Cawas, Klaten (22/7)

Lomba Panahan tradisional yang diselenggarakan oleh PCPM Cawas, Kabupaten Klaten dihadiri oleh PDM Klaten Ruswanto, Ketua PCM Cawas, Muspika, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Labih lanjut Hanif mengatakan, bahwa lomba panahan tradisional ini untuk yang pertama kali bekerjasana dengan BMT Ahmad Dahlan. Rencana awal peserta  hanya diperuntukkan bagi warga masyarakat Klaten, tetapi ternyata peserta dari kabupaten lain tak terduga hingga melebihi yang ditargetkan panitia. Peserta dari lain Klaten diantaranya berasal dari Wonogiri, Boyolali, Sragen, Sukoharjo, bahkan ada yang dari Surabaya.

“Rencana peserta sejak awal sekitar 50 orang namun setelah diumumkan melalui WA akhirnya menyebar di berbagai daerah hingga mencapai 100 orang lebih,” tukas Hanif.

Lomba panahan tradisional ini terbagi menjadi 3 kategori yakni Hosbow, Herbow, dan Jemparinga. Dari jumlah peserta lomba panahan tradisional ini yang paling banyak berasal dari kategori Jamperingan. Dalam lomba panahan tradisional ini tidak hanya kaum adam saja yang mengikuti melainkan  kaum hawa sebagai Srikandi-Srikandi panahan juga banyak yang ikut ambil bagian.

Menjawab pertanyaan SM tentang juara dan  hadiah, pihaknya menjelaskan, bahwa dari masing-masing kategori lomba panahan tradisional tersebut akan diambil juara I hingga III. Sedangkan hadiah yang disediakan dari masing-masing kategori berkisar dari 1 juta rupiah hingga1,5 juta rupiah. “Hadiah tidak berupa uang melainkan berwujud barang yang nilainya disesuaikan dengan kedudukan juara. Adapun barang sebagai hadiah berupa: busur, tropy, dan piagam penghargaan,” tandasnya. (Paimin JS)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles