30.6 C
Yogyakarta
Rabu, September 23, 2020

Prof Syamsul Anwar: Dakwah Muhammadiyah Bukan Hanya “Halo-Halo” di Atas Mimbar

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...

Haji Muharram: Tokoh Muhammadiyah – Bupati Berau Meninggal Dunia

BERAU, Suara Muhammadiyah -  Innalillahi wa innailaihi rajiun, kabar duka dari keluarga besar Muhammadiyah Berau, Kalimantan Timur, Bupati Berau yang juga tokoh...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Syamsul Anwar mengatakan bahwa dakwah Muhammadiyah bukan  hanya sekedar “halo-halo” diatas mimbar melainkan dakwah Muhammadiyah haruslah menyentuh seluruh aspek kehidupan.

“Dalam bidang pendidikan, Muhammadiyah menjalankan misi dakwahnya dengan membangun sekolah. Itu juga bagian dari dakwah. Rumah sakit, panti asuhan, dan amal usaha lainnya juga merupakan dakwah Muhammadiyah,” tuturnya dalam kegiatan Baitul Arqam dan Pengukuhan Alumni PUTM angkatan XIII di Gedung Pusbang Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (12/8).

Dosen tetap Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga ini juga mengatakan bahwa kader dakwah Muhammadiyah harus mampu membangun masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraannya.

“Muhammadiyah memiliki Majlis Tarjih dan Tajdid yang selalu berusaha untuk mencapai tujuan itu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsul juga berpesan kepada calon kader dakwah Muhammadiyah untuk tetap istiqomah dalam dakwahnya meskipun jalan dakwah itu tidak selalu mulus. Menurutnya, di tengah kurangnya kader dakwah, Muhammadiyah harus mampu memberikan perubahan bagi umat islam.

“Dinamisasi dalam dakwah sosial kemasyarakatan sangatlah diperukan untuk menggerakkan kehidupan umat islam agar selaras dengan Al Quran dan Sunnah,” pungkasnya (Ikhsan).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles