24 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 4, 2020

SM Launching Kalender 2018 Bertema Muhammadiyah dan Presiden

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Revitalisasi Pancasila Jangan Sampai Mengulang Tragedi Masa Lalu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ada dua peristiwa yang membuat kita kembali mempertanyakan Pancasila: (1) pro-kontra Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila,...

MDMC Luwu Kembali Salurkan Bantuan, Tim Relawan Banjir Bandang Tetap Siaga

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Disaster Manajemen Center) atau Satgas Bencana Muhammadiyah Kabupaten Luwu tiba di Masamba, Kabupaten Luwu Utara di...

Silaturahim dengan PDM, Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Prof Dr Muhajir Effendi, MAP tiba di Luwu Raya melalui...

Sayembara Business Plan Sociopreneur Cabang & Ranting Muhammadiyah 2020

Suara Muhammadiyah – Sayembara dengan total hadiah puluhan juta rupiah sudah mulai dibuka oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah. Agenda...

Program Kemaslahatan, Lazismu Gorontalo berbagi Daging Qurban di 4 Wilayah

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Tema besar qurban tahun ini adalah qurban untuk ketahanan pangan, yang bertujuan untuk diberikan kepada fakir miskin dan...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Suara Muhammadiyah resmi menerbitkan Kalender Tahun 2018, pada Kamis, 28 September 2017. Kalender yang diterbitkan rutin oleh Suara Muhammadiyah ini bertemakan Muhammadiyah dan Presiden Republik Indonesia.

Pemimpin Perusahaan Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari menyatakan bahwa kalender berjumlah 7 halaman isi ditambah satu halaman cover ini dicetak sebanyak 100.000 ekslemplar. Diharapkan bisa menjadi kalender utama segenap warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Pusdalitbang Suara Muhammadiyah, Isngadi Marwa Atmaja mengatakan bahwa kalender ini menyertakan foto-foto seluruh Presiden Indonesia, mulai dari Soekarno hingga Joko Widodo dalam berbagai acara Muhammadiyah.

Kalender 2018 ini, kata Isngadi, juga memuat panduan waktu ibadah yang dihisab oleh Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Oman Fathurahman. Di dalamnya terdiri dari jadwal shalat, gerhana matahari dan bulan, bayang-bayang kiblat, hingga pamdiam awal bulan hijriyah. (red)

IMG_0014


Bagi warga persyarikatan  yang ingin mendapatkan Kalender Muhammadiyah 2018 ini dapat menghubungi 

Tata Usaha: 

Telpon     (0274) 376955

SMS/WA (0819 0418 1912)

- Advertisement -

3 KOMENTAR

  1. Pengurus SM yang terhormat dan yang baik hatinya saya Drs. Muslikhun mantan pegawai LPPI UMY tahun 1991 – 2009 dan sekarang dulu waktu masih di LPPI UMY salah satu penulis aktif artikel khutbah jum’at. Kemudian setelah diangkat menjadi PNS Kemenag Bantul dengan Tupoksi Penyuluh Agama Islam Fungsional sempat berhenti sejak tahun 2010 – 2017 (sekarang) karena masih penyesuaian/peng-enjoy-an lingkungan kerja, dan sekarang sudah enjoy bermaksud akan bergabung lagi bagaimana cara/teknis yang paling tepat dan akuntable untuk mengirimkan artikel teks khutbah tersebut. maksudnya mohon kiriman alamat/email yng manakala kirim artikel khutbah tersebut tulisan indonesia dan arab tidak tidak rusak alias tidak terbaca/terdeteks. begitu maksud saya njih? Muslikhun alamat Dongkelan Kauman RT 06 Dukuh V Dongkelan, Desa Tirtonirmolo, Kasihan Bantul DIY Telp/WA.:081578702650 Email:muslikhun53@yahoo.co.id

  2. Kami Drs. Muslikhun sejak tahun 2019 – sekarang (2017) merasakan manfaat yang begitu banyak setelah sejak 1987 – sekarang (2017) mempelajari agama lewat Organisasi Muhammadiyah kami dapat beradaptasi dengan audiens/jama’ah binaan saya sebagai Penyuluh Agama di Kemenag Baantul salah satunya membca SM baik lewat internet atau lewat Buku-buku yang berkembang dan saya juga bersyukur karena sejak saya lahir (4 Maret 1969 – 1986) bisa belajar agama lewat Organisasi NU sehingga saya bisa mengiukuti irama yang dimaui oleh masyarakat. mengingat kelompok binaan (pokbin) yang saya ampu memiliki kecondongan agama dari arah NU dan Muhammadiyah dan sekarang NU dan Muhammadiyah bersatu dan bertekad dalam memajukan agama dan Negara Republik Indonesia (maaf komentar ini masih jauh dari sempurna, anda boleh kurang sependapat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles