24 C
Yogyakarta
Rabu, September 23, 2020

Muhammadiyah Butuh Transformasi Organisasi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...

Haji Muharram: Tokoh Muhammadiyah – Bupati Berau Meninggal Dunia

BERAU, Suara Muhammadiyah -  Innalillahi wa innailaihi rajiun, kabar duka dari keluarga besar Muhammadiyah Berau, Kalimantan Timur, Bupati Berau yang juga tokoh...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Perubahan zaman yang begitu cepat akibat revolusi industri 4.0 sebagaimana hari, menjadikan dunia benar-benar berubah dan jelas berbeda. Karenanya persyarikatan Muhammadiyah harus melakukan tranformasi organisasi sebagai respon atas perubahan oleh era digital ini. Hal tersebut dikemukakan oleh M Najikh Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada pengajian ramadhan 1439 H di  UMY, Sabtu (26/05).

Transformasi itu, lanjutnya, merupakan langkah agar organisasi tumbuh dan berkembang dengan memiliki kemampuan bersaing yang baik, sehingga Muhammadiyah menjadi organisasi yang unggul (berkemajuan). Yaitu organisasi yang melahirkan upaya inovatif, kreatif, dan efektif. “Sebab sekarang muncul organisasi baru dengan langkah yang cujup inovatif dan kreatif, serta benar-benar menyentuh masyarakat,” ucap Najikh.

Transformasi itu akan terwujud, Najikh mengatakan, jika Muhammadiyah memiliki top leader (pemimpin transformatif) dan anggota yang mau dan siap berubah. “Perubahan biasanya melekat pada mereka out of the box dan yang tidak cepat puas diri,” imbuhnya.

Karenanya, Najikh menjelaskan, dalam Muhammadiyah dibutuhkan manajemen perubahan, agar perubahan yg terjadi benar-benar tepat dan cepat. Utamanya kecepatan dalam mengambil keputusan dan kecepatan aktualisasinya, eksekusinya. “Tentunya dengan eksekusi yang baik,” tegasnya.

Menurutnya, organisasi akan bermakna hanya dengan eksekusi yang baik. Sebab organisasi yang berorientasi pada eksekusi maka akan cepat berubah dan berkembang pesat. Eksekusi yang baik juga di dalamnya harus ada unsur sinergisitas agar tidak salah pikir dan gagal dalam membaca perubahan. “Manajemen kecepatan, sinergisitas, dan inovasi adalah kunci sukses Muhammadiyah di masa yang akan datang,” pungkas Najikh. (gsh)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles