27 C
Yogyakarta
Sabtu, Agustus 15, 2020

Bupati Sleman: Masjid Bukan Hanya Untuk Shalat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Esai Cerdas di Masa Pandemi (1) Humor di Atas Normal

Menggali ceruk-ceruk pengalaman yang membahagiakan selama lima bulan di rumah saja saya menemukan banyak jurus hidup yang asyik. Salah satu jurus hidup...

Lazismu Medan Gelar Aksi Kemanusiaan Erupsi Sinabung

KARO, Suara Muhammadiyah - Erupsi Sinabung terus berlanjut dalam pekan ini. Kerugian akibat hancurnya lahan pertanian diperkirakan mencapai Rp 41 miliar lebih....

UMSU Gelar Parade Qori dan Qoriah Terbaik Lintas Generasi

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menyambut  Hari Ulang Tahun ke 75 Kemerdekaan RI dan  Tahun Baru Islam, Muharram 1442 Hijriah...

Mengembangkan Sekolah Muhammadiyah Harus Pada Niat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengembangkan sekolah Muhammadiyah harus memiliki niat. Kepala Sekolah Muhammadiyah harus memiliki visi misi dan tujuan harus jelas.

Siswa MIM Grubug Ikuti Workshop Seni Baca Puisi

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Tidak semua orang berani mengekspresikan diri tampil di depan banyak orang, baik pidato atau dalam bentuk lain....
- Advertisement -

SLEMAN, Suara Muhammadiyah– Menyambut pengajian Ramadhan 1439 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Sri Purnomo Bupati Sleman menyampaikan, pengajian memang harus mendiskusikan banyak hal, seperti membicarakan politik, media sosial, dan lain sebagainya, Ahad (27/05). “Sebagaimana hari ini pengajianya tentang dakwah Muhammadiyah di tengah pusaran politik keagamaan,” terangnya saat memberikan sambutan pada acara yang digelar di pendopo rumah dinas Bupati Sleman ini.

Termasuk, katanya, masjid pun seharusnya digunakan untuk hal demikian, pengajian dan diskusi banyak hal, bukan untuk shalat saja. “Masjid bukan sekedar tempat shalat tapi jadikanlah masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat,” pesan Sri Purnomo.

Namun demikian, ia mengingatkan, walau bebas membicarakan apa saja, mendiskusikan semua hal, tetap menjaga dan tetap dalam koridor kebersamaan dan kedamaian. “Jangan mudah terhasut oleh media. Baru mendengar satu sisi berita sudah menggap itu benar, jangan seperti itu,” ujar Bupati Sleman dua periode itu. (gsh)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles