33 C
Yogyakarta
Senin, Agustus 10, 2020

Tingkatkan Semangat, Awak Redaksi SM Ikuti Sharing Motivasi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lazismu Medan Jaring Milenial Berdayakan UMKM

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pembinaan UMKM menjadi demikian ditengah hawa resesi yang semakin panas. UMKM memiliki dayatahan dalam menghadapi guncangan ekonomi. Hal itu...

Uji Kompetensi 14 Skema LSP UMP Bersama BNSP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Purwokerto tengah melakukan penambahan ruang lingkup LSP. Hal in ditandai...

Peduli UMKM di Saat Pandemi, KKN 117 UMY Kembangkan Potensi Batik Trisno Idaman

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Tim 117 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat di Batik Trisno Idaman.  Sebuah...

UMSU Dampingi Peningkatan Kualitas Ponpes Kwala Madu

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berkomitmen mendamping pengelolaan dan pengembangan pendidikan pesantren modern Kwala Madu, Langkat.

Mencegah Cyber Bullying Dimulai dari Keluarga

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan internet yang semakin cepat dan meluas memunculkan berbagai dampak, tidak hanya positif tetapi juga negatif. Salah satu...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sejumlah awak redaksi majalah dan penerbit Suara Muhammadiyah antusias mengikuti sharing motivasi bersama narasumber Dr Bagus Kastolani, Psi di Grha Suara Muhammadiyah, Kamis (12/7). Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat dan kinerja dalam melakukan segala aktivitas terutama bekerja.

Di awal sesi pengasuh rubrik motivasi di SM itu mengajak peserta untuk menyebutkan motivasi apa saja dalam bekerja selama ini. Setelah diurutkan, lalu mengklasifikasikan jenis motivasi menjadi dua, yaitu intrinsik (motivasi dari dalam diri) dan ekstrinsik (motivasi dari luar diri seperti orang lain maupun lingkungan).

Dosen Universitas Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Airlangga (Unair) tersebut menceritakan di tempat Ia mengajar selalu memberikan waktu sepuluh menit untuk melakukan hal yang disukai agar dalam memulai pembelajaran dalam keadaan yang senang, sehingga mampu menerima pembelajaran dengan baik.

Selain itu, di akhir aktivitas perlu melakukan evaluasi dengan menuliskan daftar apa saja yang telah dipelajari serta apa yang akan dilakukan setelahnya. “Dalam Islam, kita diajarkan untuk muhasabah atau mengevaluasi diri sendiri. Karena dengan mengevaluasi diri sendiri, maka kita lebih mudah mengembangkan diri kita dan menjaga harmonisasi dalam relasi sosial,” tandasnya.

Untuk meningkatkan motivasi, lanjut Bagus, perlu tiga hal, yaitu SIK (Silaturahim, Istirahat, dan Khusnudzan). Menurutnya, silaturahim penting untuk menyambung tali kekerabatan serta akan memunculkan gagasan-gagasan baru. Sementara itu, istirahat sejenak di waktu siang dalam aktivitas kerja itu perlu untuk menyegarkan pikiran. Kemudian, perlu khusnudzan (berprasangka baik) terutama kepada Allah SwT agar apa yang dikerjakan bernilai ibadah dan diridhoi-Nya.(rzq)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles