24.2 C
Yogyakarta
Selasa, September 22, 2020

Field Trip MA Muhammadiyah Kudus ke GSM

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Berdayakan Potensi Kader, NA Solo Garap Lumbung Ketahanan Pangan

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pandemi covid-19 yang tak kunjung berakhir dan cenderung makin signifikan pertambahan jumlah pasien yang positif. Konsekuensinya adalah banyak...

LLHPB ‘Aisyiyah DIY: Perhatikan Ketahanan Tubuh dan Gizi Anak Era Pendemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Webinar Seri 3 Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY dengan tema Edukasi...

Kenaikan Tarif Cukai 30% Hasil Tembakau Untuk Mendukung Pencapaian Target RPJMN Indonesia

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada 21 September 2020, Center of Human and Economic Development ITB Ahmad Dahlan Jakarta menyelenggarakan konferensi pers untuk...

Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Penanganan Pandemi Covid-19

PERNYATAAN PERS PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR 20/PER/I.0/H/2020 TENTANG PENANGANAN PANDEMI COVID-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, hingga Tinjau Kembali Pilkada

Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 20/Per/I.0/H/2020 Tentang Penanganan Pandemi Covid-19 Sudah lebih dari enam bulan, bangsa Indonesia...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah– Sebanyak 75 santri pondok pesantren (potren) MA Muhammadiyah Kudus, Jawa Tengah melakukan Field Trip (berkunjung) ke Grha Suara Muhammadiyah (GSM), Kamis (11/10/18). Lebih khusus, kunjungan tersebut diikuti oleh angkatan tiga belas  periode 2018/2019 potren Muhammadiyah ini.

Guru pembimbing sekaligus ketua rombongan, Abdullah Faiz dalam pengantarnya menyampaikan, kegiatan pembelajaran di luar kelas berbasis rekreasi tersebut rutin di adakan potrennya setiap tahun. “Tahun lalu kami juga melakukan napak tilas KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta, dan juga berkunjung ke Suara Muhammadiyah,” ucapnya.

Field Trip kali ini, sambungnya, lebih difokuskan pada pembelajaran penulisan. “Kebetulan sebagian santri kami yang hadir merupakan redaksi dari majalah yang kami kelola. Nama majalahnya Latahzan,” ucap Faiz kepada Suara Muhammadiyah.

Pertanyaan seputar penulisan pun satu persatu dilontarkan oleh para santri kepada Suara Muhammadiyah dan membuat forum siang hari ini menjadi lebih hidup. Termasuk di dalamnya ada yang menayakan tentang sejarah dan perkembangan Suara Muhammadiyah hingga seperti sekarang ini.

di penghujung kunjungan, pihak sekolah yang diwakilkan oleh Faiz memberikan kenang-kenangan kepada Suara Muhammadiyah. Begitu sebaliknya, rombongan juga mendapat kenangan-kenangan dari Suara Muhammadiyah.

“Semoga Suara Muhammadiyah semakin maju dan makin mendunia,” do’a salah satu santri yang memimpin sesi penutupan kunjungan di GSM tersebut. (gsh).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles