23.7 C
Yogyakarta
Jumat, Juli 17, 2020

Din Syamsuddin Kembali Terima Penghargaan dari Pemerintah Jepang

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ospek UMP Digelar Daring, Rektor Jamin Tetap Seru

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebentar lagi akan mamasuki tahun ajaran baru. Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau...

AMM Pinrang Kembali Rilis Usaha Baru

PINRANG, Suara Muhammadiyah - Setelah sukses menjalankan usaha "BerasMu" yang bergerak di bidang pangan. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Pinrang kembali melauncing usaha...

STKIP Muhammadiyah Bogor Beri Kompensasi di Masa Pandemi

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid 19 yang telah melanda Indonesia sekitar empat bulan lamanya telah mengakibatkan efek yang luar biasa ke...

MBS Mas Mansyur Ngawi dan PCM Widodaren Sowan ke Wakil Bupati

NGAWI, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka untuk mensosialisasikan MBS Mas Mansyur Ngawi Tim pendiri MBS Mas Mansyur Ngawi silaturohim ke Wakil Bupati...

Tiga Puluh Auditor Mutu Akademik Unismuh Ikuti Penyegaran

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 30 auditor mutu akademik Unismuh Makassar, ikut penyegaran secara virtual Kamis pagi (16/7/2020). Kegiatan...
- Advertisement -

TOKYO, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015 Prof Dr Din Syamsuddin menerima penghargaan “The Order of Rising Sun, Gold, and Silver Star” dari Pemerintah Jepang di Istana Kekaisaran Tokyo, Selasa (6/11). Bintang Jasa diberikan langsung oleh Kaisar Akihito dan telah diumumkan beberapa waktu lalu oleh Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Ini menjadi pengharagaan kedua dari Jepang, setelah pada September 2016 menerima “The Japanese Foreign Minister’s Commendation” dari Menteri Luar Negeri Jepang melalui Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanizaki.

Menurut keterangan Humas Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Aya Kumakura, bintang Jasa ini diberikan atas peran dan kiprah Din atas dedikasinya dalam mempromosikan interaksi antara pemerintah dan masyarakat Jepang dengan masyarakat Islam. Din juga dinilai memiliki peran dalam dialog antar agama dan menjalin hubungan antara tokoh agama dan politisi Jepang, sehingga meningkatkan rasa saling pengertian antara masyarakat Jepang dan masyarakat Islam Indonesia.

Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) ini memiliki riwayat hubungan yang baik dan luas dengan Jepang dilihat dari data yang diperoleh dari sekretariat CDCC. Kontak tersebut terjalin antara lain atas jabatan Din sebagai Presiden-Moderator Asian Conference of Religions for Peace (ACRP) yang bermarkas di Tokyo sejak 2007; beberapa kali diundang menjadi pembicara dalam forum-forum akademik di Doshisha University of Kyoto dan Waseda University di Tokyo; rutin menghadiri dan memberikan ceramah pada International Peace Prayer di Sendai Buddhist Temple, Mount Hiei, Kyoto; hingga bekerjasama dengan Association on Communication of Transcultural Studies Foundation (ACT Foundation) dan Japanese Companies yang memiliki afiliasi dengan Partai Demokratik Liberal mengadakan beberapa kali kegiatan sosial di Jepang dan Indonesia sejak 2004.

Pengharagaan ini menjadi daftar ketujuh penghargaan pada tingkat internasional yang diterima Guru Besar UIN Jakarta ini. Pada 2017 ia menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Fatoni Thailand di bidang Studi Islam. Sebelumnya, selain dari Pemerintah Jepang pada 2016, ia pernah menerima penghargaan Bintang Kelas Satu (Al-wisām li Addarajah al-Ūla) dari Kerajaan Jordania, Lifetime Achievement Award dari World Chinese Economic Forum (2014), Ordine della stella d’Italia dari Pemerintah Italia (2013), dan Muslim Figure Award dari Pemerintah Penang (2012).(Puti/Riz)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles