24.4 C
Yogyakarta
Senin, Oktober 26, 2020

Etika Bermedsos di Tahun Politik

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Guru SMP Aisyiyah Boarding School Pinrang Ikuti Pelatihan Figur

PINRANG- SMP Aisyiyah Boarding School (ABS) Pinrang mengutus 2 guru mengikuti Pelatihan pembuatan video Pembelajaran yang digelar oleh Figur (Forum Inspirasi Generasi...

UMSU Peduli Kemajuan Masyarakat Melayu

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumater Utara (UMSU) peduli akan kemajuan masyarkat melyayu. Di usianya yang genap setahun, Pakat Melayu merasa...

Haedar Nashir: Dokter Pelopor Kemanusiaan dan Kenegarawan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyambut Hari Dokter Indonesia 24 Oktober 2020, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi berharap...

AMM Jetis Bantul Droping Air Bersih Serentak di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah Jetis Bantul sukses menyelenggarakan Droping Air Bersih #02 di wilayah Gunungkidul Ahad, 18 Oktober 2020....

Universitas Muhammadiyah Papua untuk Kemajuan Pendidikan Bumi Cendrawasih

JAYAPURA, Suara Muhammadiyah – STIKOM Muhammadiyah Papua bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Papua. Berdirinya Universitas Muhammadiyah Papua adalah untuk kemajuan pendidikan Bumi Cendrawasih.
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad, MSi berpesan kepada seluruh warga bangsa, khususnya warga Muhammadiyah agar semakin cerdas, dewasa, bijak, dan beretika mulia dalam bermedia sosial.

Hal tersebut disampaikan Dadang dalam rangka memasuki tahun baru 2019 yang juga bertepatan dengan tahun politik. “Walaupun pilihan politik berbeda, tidak menebar pertentangan dan permusuhan satu sama lain di media sosial,” kata Dadang seperti dikutip laman PP Muhammadiyah, Senin (31/12).

Selain itu, Dadang juga berpesan agar warga Muhammadiyah harus paham prinsip, kepribadian, dan khittah Muhammadiyah agar tidak terbawa arus politik praktis, apalagi yang menyebarkan benih konflik.

“Anggota dan kader Muhammadiyah harus menunjukkan rasa memiliki Muhammadiyah, jangan karena politik malah menegatifkan Muhammadiyah,” imbuh Dadang.

Kemudian Dadang menyampaikan agar warga Muhammadiyah jangan mempertentangkan Islam dan perjuangan umat Islam dengan Muhammadiyah, apalagi menimbulkan kesan seolah Muhammadiyah menyempal dari perjuangan Islam. (PPMuh/Riz)

Baca juga

Edaran PP Muhammadiyah Tentang Konsolidasi Organisasi dalam Menghadapi Dinamika Bangsa

Yunahar Ilyas: Perlu Selektif dalam Mengundang Mubaligh

Milad 106, Haedar Nashir: Taawun itu al-Maun

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -