22.9 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 9, 2020

Bincang Literasi Muhammadiyah Tasikmalaya Bahas Jurnalisme Warga

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ketua LSBO PP Muhammadiyah Resmikan Rumah Kaligrafi Syaiful Adnan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan PusatMuhammadiyah, Drs Syukriyanto, M.Hum kemarin melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah...

PCIM Arab Saudi dan Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Jurnalistik

MAKKAH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Arab Saudi (PCIM Arab Saudi) bekerja sama dengan Suara Muhammadiyah (SM) menggelar pelatihan jurnalistik...

BTM Artha Surya Kabupaten Tegal Sinergikan Pengembangan AUM Pendidikan

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Membangun sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah BTM Artha Surya kabupaten Tegal peduli dengan pengembangan tindak lanjut. Yaitu merencanakan...

Covid Talk: Dakwah dan Pendidikan Muhammadiyah berbasis Teknologi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berkenaan dengan adanya wabah Covid-19 di era generasi Z, maka teknologi merupakan sebuah media yang tidak boleh tertinggal...

Menghadapi Covid-19 Perlu Strategi dan Kemitraan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Allaster Cox, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia menyampaikan bahwa Australia sangat prihatin dengan kondisi di Indonesia...
- Advertisement -

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah – Pegiat Literasi Muhammadiyah Tasikmalaya mengisi akhir tahun 2018 dengan acara Bincang Literasi. Kegiatan yang bertempat di Gedung Al-Manar PDM Kota Tasikmalaya tersebut diikuti oleh pegiat literasi dari wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (29/12).

Hadir sebagai pembicara yaitu Ilam Maolani, praktisi pendidikan dan penulis buku, Yusef Rafiqi, dosen dan penulis buku, Duddy RS, direktur Kabar Priangan Online, Kelik NW, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PWM Jawa Barat, dan dimoderatori oleh Amin R Iskandar, penulis buku.

Kegiatan ini merupakan pertemuan pertama para pegiat literasi muhammadiyah Tasikmalaya. Tujuan diadakannya kegiatan ini selain menjadi ajang silaturahmi, menurut Ilam Maolani, adalah sebagai sarana untuk belajar dan saling menyemangati dalam aktivitas literasi. “Kita sedang merancang dua portal baru, yaitu kabarsekolah.id yang sudah berjalan, dan tasikmu.com yang masih dalam rancangan. Dengan adanya komunitas ini, kami berharap semoga kita semua dapat berkontribusi menghidupkan website tersebut,” katanya.

Menurut Duddy RS, literasi bukanlah barang baru. “Wahyu pertama yang turun dari Allah kepada Nabi Muhammad adalah ‘iqra’. Ini merupakan dasar literasi dalam islam,” ungkapnya. Oleh karena itu, literasi seharusnya merupakan sesuatu yang intim bagi orang Islam, khususnya bagi warga Muhammadiyah.

Website baru yang dirancang ini diharapkan dapat menjadi wahana citizen journalism atau jurnalisme warga. “Sebenarnya dari dulu sudah ada jurnalisme warga, atau yang sekarang lebih hits dengan sebutan citizen journalism. Kabarsekolah.id dan tasikmu.com diharapkan dapat menjadi wahana penyampai berita dari sudut pandang masyarakat. Bagaimana mereka dapat meramu tiga bahan baku: fakta, faksi, dan fiksi, menjadi satu tulisan yang utuh, tanpa framing dari siapapun,” jelas Duddy.

Pembicara berikutnya, Yusef Rafiqi, memberikan wawasan seputar ide kreatif dalam menulis sastra, baik itu puisi, cerpen, atau novel. “Ide menulis itu banyak. Ada dimana-mana. Seluruh kehidupan ini adalah sumber ide. Mungkin suatu saat kita perlu membuat tulisan dengan tema “mimpi”. Setiap kita pasti pernah bermimpi, kan? Kita akan cek, siapa yang dapat menuliskan mimpinya dengan detail,” tuturnya.

Pertemuan pertama ini, menurut Kelik NW, harus ada kelanjutannya. “Sebaiknya setelah ini ada pertemuan berikutnya secara berkala. Dan setiap kita wajib setor karya, sebagaimana kata Kang Yusef, agar dapat saling koreksi,” ujarnya. (nu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles