24 C
Yogyakarta
Minggu, Agustus 9, 2020

Semangat Muhammadiyah Beramal Saleh

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Berita Hoax Covid-19 Lebih Cepat Menjangkiti Dibanding Virusnya

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sudah beberapa kali ini berita hoax terkait Covid-19 terus bermunculan dan meresahkan masyarakat luas. Berita hoax Covid-19 justru...

Salurkan KUR Syariah, Menko Perekonomian Dukung UMKM Pemuda Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dampak dari Pandemi Covid-19 tidak bisa dipungkiri menghantam semua sendi dan aspek kehidupan masyarakat, semua lapisan tanpa pandang...

Sinau Manajemen Humas bersama Komunikasi UNISA Yogyakarta

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Komunikasi UNISA Yogyakarta menggelar Dibkom (Diskusi Bersama Komunikasi UNISA) seri keempat dengan mengangkat tema  Sinau Manajemen...

Ketua PWM Sulsel Resmi Lantik Mudir Darul Arqam Muhammadiyah Gombara

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof. DR. KH. Ambo Ase, M.Ag. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan resmi melantik KH. Ahmad Tawalla...

Memaknai Kebersamaan Idul Adha MI Muhammadiyah Garongan

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati perayaan Idul Adha 1441 H, MI Muhammadiyah Garongan, Panjatan, Kulon Progo melakukan kegiatan silahturahmi...
- Advertisement -

TEGAL, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyampaikan tausyiah dalam pengajian Hari Bermuhammadiyah di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bumijawa Kabupaten Tegal, Ahad (24/2).

Abdul Mu’ti mengajak pada ratusan warga Muhammadiyah yang mengikuti pengajian Hari Bermuhammadiyah agar membantu dan beramal saleh sebagai semangat bermuhammadiyah. Menurutnya pelaksanaan hari bermuhammadiyah adalah hari untuk menyegarkan, meningkatkan dan membangkitkan kembali semangat dalam bermuhammadiyah.

Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, gerakan Islam berkemajuan adalah gerakan memajukan, mencerdaskan dan menggembirakan masyarakat. Memajukan dan mencerdaskan melalui amal saleh serta bergembira untuk memperoleh jannah.

Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu lalu, kata Mu’ti, mengangkat tema “Beragama yang Mencerahkan” yang memiliki makna dalam menjalankan kehidupan beragama harus diwarnai dengan kegiatan-kegiatan ibadah dan amal saleh. “Oleh karena itu kegiatan Muhammadiyah harus berisi kegiatan-kegiatan amal saleh. Beragama yang mencerahkan juga dimaknai di mana orang beragama dalam menjalankan ibadah maupun amal saleh harus ikhlas,” katanya.

Mu’ti menyampaikan perlu adanya pencerahan pada masyarakat. Salah satunya dengan gerakan literasi dengan menyampaikan Alqur’an dan As-Sunnah untuk mengantarkan ummat dari kegelapan menuju ke jalan yang benar. Selain itu, beragama yang mencerahkan kuncinya adalah beragama dengan ilmu.

Kemudian Mu’ti mengungkapkan bahwa Muhammadiyah di tahun 2018 telah mendapatkan beberapa prestasi membanggakan. Muhamamdiyah, katanya, telah mendunia dan memiliki PCIM di 37 negara.

Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), lanjutnya, mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kesehatan atas kesigapan saat ada bencana. “MMDC juga diakui sebagai bagian dari WHO,” imbuhnya.

Terakhir, yaitu Lazismu yang berhasil meraih 3 penghargaan seperti penghargaan dari BAZNAS atas prestasinya sebagai LAZ yang berhasil menghimpun dana dan melaporkan laporan dengan Wajar Tanpa Pengecualian, terakreditasi A dengan, serta sebagai LAZ menghimpun dana terbanyak di Indonesia.

Mu’ti berharap dengan disampaikannya prestasi tersebut, meningkatkan rasa kebanggan dan semangat dalam beramal saleh. “Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang ikut mendirikan negara ini, oleh karena itu muhammadiyah terus berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan umat dan kemajuan bangsa,” pungkasnya. (Hendra Apriyadi)

Baca juga

Abdul Mu’ti: 3 Makna Hijrah Nabi SAW

Olahraga Sarana Dakwah Paling Terbuka

Ilmu Sebagai Syarat Menjadi Taqwa

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles