25 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 4, 2020

Ketum PP ‘Aisyiyah: Lulusan Unisa Harus Jadi Kader Bangsa

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

UMP Buka Pendaftaran KIP Kuliah, Berikut Syarat dan Tahapannya

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Pendaftaran seleksi Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) bagi peserta didik yang ingin kuliah di Universitas Muhammadiyah...

Unismuh Sukses Wisuda di Masa Pandemi, Inilah Pesan Rektor untuk 1950 Lulusan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Wisuda sarjana dan pascasarjana ke-70 Unismuh Makassar digelar di masa Covid-19 selama empat hari, 4-7 Agustus 2020,dengan delapan...

Membuat Suasana Rumah Menyenangkan bagi Keluarga

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Riana Mashar mengatakan bahwa keluarga yang menyenangkan adalah keluarga yang anggotanya punya...

IAIN Kudus Gandeng MTs Al-Mu’min dalam KKL Online

IAIN Kudus Gandeng MTs Al-Mu’min dalam KKL Online

Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut POP Kemendikbud

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah menegaskan tak mengikuti Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mendikbud memang sempat menyampaikan permintaan agar...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) menggelar wisuda pascasarjana, sarjana, dan diploma, Sabtu (9/3). Wisuda periode Maret 2019 ini mewisuda 359 lulusan yang terdiri dari 195 lulusan akademik dan 164 lulusan profesi.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djihantini. Melalui mimbar wisuda Noordjannah berpesan agar lulusan Unisa mengabdi kepada masyarakat dan menjadi kader bangsa.

“Ada beberapa karakter yang harus dimiliki oleh seorang kader bangsa,” ucap Ketum PP ‘Aisyiyah ini.

Pertama, menjadi kader bangsa harus memiliki karakter religius. Menurutnya, karakter inilah yang akan menuntun seseorang kepada kebaikan. Sehingga secara terus menerus, di manapun, dan kapanpun, akan menciptakan kebaikan-kebaikan untuk pribadi dan lingkungan sekitarnya.

Kedua, karakter kecerdasan dan profesional. Karakter ini penting sebab kecerdasan adalah modal utama untuk meraih kesuksesan yang beriringan dengan kemampuan yang memadai. Kemampuan itulah yang dinamakan profesional.

Ketiga, karakter kemandirian. Karakter kemandirian ini sudah menjadi budaya dalam persyarikatan Muhammadiyah. Mandiri berarti bisa menolong diri sendiri dan tidak berpangku tangan menunggu uluran tangan dari yang lain. “Andalah (lulusan Unisa) yang akan menentukan masa depan bangsa. Bukan yang lain,” tegasnya.

Keempat, adalah karakter pekerja keras. Karakter inilah yang mendorong orang untuk segera meraih sukses, banyak berbuat, dan tidak suka mengeluh. “Kader bangsa harus menampilkan diri sebagai pencetus solusi atas berbagai persoalan yang ada,” terang Noordjannah.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Ketua LLDikti Wilayah V Yogyakarta, Bambang Supriyadi. Ia berpesan agar para lulusan kesehatan ini turut menentukan tingkat kesehatan di masyarakat. (gsh)

 

- Advertisement -
Berita sebelumyaMotivasi: Balon Meletus
Berita berikutnyaDakwah Melalui Sepakbola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles