33 C
Yogyakarta
Rabu, Oktober 28, 2020

Ajang Silaturahim Kepanduan se-Asia Tenggara

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

UMS Top 10 Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS World

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah -QS World University Rangkings kembali mengumumkan daftar perguruan tinggi (universitas) terbaik di dunia tahun 2021. Menurut...

UMP Siapkan Mahasiswa Magang Berkompeten

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Dalam Upaya Pembinaan dan Pemberian Motivasi Mahasiswa Magang, UMP Selenggarakan Pendampingan dan Motivasi Seluruh Mahasiswa Magang. Agenda ini...

Segera Hadir Log-Mart: Sayap Bisnis Baru BulogMU

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah memperluas 200 jaringan keagenan di wilayah Yogyakarta, dengan rata-rata setiap Kabupaten 50 Agen, kini BulogMU sebagai lini...

Lembaga Pendidikan Tinggi bukan Menara Gading

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Secara institusi, kampus adalah tempat mencari ilmu bagi mahasiswa yang kemudian diamalkan dan disebar luaskan kepada masyarakat. Lembaga...

Memantapkan Pelatih Hizbul Wathan Kulon Progo

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mengupdate kembali rasa tangung jawab sebagai pelatih Hizbul Wathan di setiap Qobilah dari SD/MI, Mts/SMP...
- Advertisement -

PRAMBANAN, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah 1 Sapen kembali gelar International Supercamp #2 bertajuk  “Spirit of Jogja : Sinergy and Friendly”. Agenda ini diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri yang dilangsungkan di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Kompleks Candi Prambanan, Rabu-Jum’at (20-22/3).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr Arif  Budi Raharja, MSi, dan dihadiri Kepala Kwartir Pusat Hizbul Wathan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Pengawas Dinas Pendidikan, Ketua PDM Kota Yogyakarta, Majelis Dikdasmen Kota Yogyakarta, komite SD Muhammadiyah Sapen dan tamu-tamu undangan, kepala sekolah  dan guru dari dalam dan luar negeri.

Arif sangat mengapresiasi kegiatan ini, dia berharap dari sini akan terjalin ukhuwah islamiyah antar  pelajar terkhusus di Muhammadiyah. Dan ini sebagai bukti bahwa SD Muhammadiyah 1 Sapen adalah sekolah yang Multi Talent School.

Kegiatan Internasional Supercamp merupakan ajang Silaturahim Kepanduan di wilayah regional ASEAN. Peserta dari dalam negeri berasal dari propinsi Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Papua serta sekolah-sekolah di Malaysia.

Kegiatan Perkemahan akbar yang mengolaborasikan antara nilai-nilai kepanduan, religi, budaya, seni, dan natural dimeriahkan dengan Karnaval Budaya Nusantara yang bertajuk Zamrud Khatulistiwa dan budaya melayu yang dipertunjukkan masing-masing utusan propinsi dan negara.

Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY, Dr Arif Budi Raharja, MSi (Dok IA/SM)
Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY, Dr Arif Budi Raharja, MSi (Dok IA/SM)

Humas SD Muhammadiyah Sapen, Ilman Soleh, menjelaskan melalui kegiatan perkemahan akbar Internasional Supercamp diharapkan terjalinnya sebuah ukhuwah yang berkemajuan di bidang kepanduan sekolah-sekolah di kawasan regional ASEAN. Mereka datang di Yogyakarta untuk saling membesarkan dan menggembirakan dengan ruh semangat Yogyakarta yang sarat dengan nilai-nilai egalietarian dan kebersamaan.

Norizan, salah seorang guru pendamping kemah dari salah satu sekolah di Selangor, Malaysia sangat mengapresiasi kegiatan Internasional Supercamp #2. “Saya hadir di Internasional Supercamp untuk kedua kalinya. Suatu kebanggaan bagi kami mendapatkan undangan untuk bisa  berpartisipasi dalam kegiatan Perkemahan akbar ini,” ungkapnya.

Secara terpisah, Diana,  Kepala SD Muhammadiyah 1 Sorong Papua merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari kegiatan Internasional supercamp.  “Pertama kali kami mengikuti kegiatan akbar perkemahan, kami mendapatkan banyak pelajaran yang sangat berharga dan nilai-nilai persaudaraan yang luar biasa di antara sesama peserta sekolah yang ikut kegiatan perkemahan,” imbuhnya.

Mumtaz,  peserta dari SK Seksyen 13 Shah Alam mengatakan dirinya baru pertama kali mengikuti perkemahan yang sangat besar. “Saya baru pertama kali mengikuti kemah akbar, saya mendapatkan banyak rekan dari berbagai sekolah di Indonesia, mereka sangat ramah sehingga saya merasa sangat senang ikut kemah ini,” terang Mumtaz. (ian/Afn)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -