30 C
Yogyakarta
Senin, Agustus 3, 2020

Keterampilan Pustakawan Ditingkatkan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

IAIN Kudus Gandeng MTs Al-Mu’min dalam KKL Online

IAIN Kudus Gandeng MTs Al-Mu’min dalam KKL Online

Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut POP Kemendikbud

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah menegaskan tak mengikuti Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mendikbud memang sempat menyampaikan permintaan agar...

Qurban Masa Pandemi, Lazismu Grobogan Himpun Qurban Hingga 847 Juta

GROBOGAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amal Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Grobogan berhasil menghimpun puluhan hewan qurban pada Idul Adha...

Kawal Kebijakan Pemerintah AMM Wonosobo Bertandang ke DPRD

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Sejumlah perwakilan dari Angkatan Muda muhmaadiyah (AMM) Wonosobo adakan audiensi bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wonosobo....

Dikemas Ramah Lingkungan, BPKH Salurkan 50 Ekor Sapi Lewat Kurban Ketahanan Pangan Lazismu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – LAZISMU. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama mitra program kemaslahatan di hari raya Idul Adha menyalurkan 50 hewan...
- Advertisement -

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ToT Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah/’Aisyiyah (FPPTMA) Wilayah Jawa Barat, Senin (25/3).

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama adalah ToT Literasi Informasi dengan pemateri Novi Diana Fauzie, SS, MA., pustakawan dari UMY. Peserta kegiatan hari pertama adalah pustakawan dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah, khususnya pustakawan PTMA se-Jawa Barat. Hari kedua adalah rapat koordinasi yang hanya diikuti oleh anggota FPPTMA Wilayah Jawa Barat mengambil lokasi di obyek wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya.

Menurut Koordinator FPPTMA Wilayah Jawa  Barat, Yanti Sundari, SSos, Rapat Koordinasi FPPTMA ini dilaksanakan setiap tahun dan kali ini bertempat di Umtas. Penambahan kegiatan dengan diselenggarakannya ToT Literasi Informasi tahunan ini diharapkan dapat meningkatkan skill pustakawan.

“Pustakawan dikenal cenderung pasif menunggu peminjam buku saja. Dengan adanya Training of Trainer ini, harapannya dapat terlahir pustakawan yang aktif. Artinya, mereka akan menjadi trainer yang dapat menggerakkan literasi di kalangan civitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa. Khususnya di perguruan tinggi, outputnya dilihat dari aktivitas literasi dosen dan mahasiswa, misalnya dalam menulis jurnal, penelitian, dan lainnya,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kelik Nursetyo Widiyanto, Ketua Majelis Pustaka Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat (MPI PWM) menyambut baik acara ini. Ia mengatakan, ini adalah kegiatan yang revolusioner. “Ini usaha yang bagus untuk menghidupkan pustakawan. Menggerakkan perpustakaan kampus tidak lagi sepi. Apalagi acara ini rutin dilakukan setiap tahun, artinya kemampuan pustakawan terus di-upgrade sehingga akan hadir pustakawan yang handal di setiap kampus PTMA,” terangnya.

Di era digital, menurutnya, perpustakaan tetap tidak tergantikan. “Ia hanya shifting saja. Bergeser. Tidak menghilang. Memang zaman sekarang kita dapat mendapatkan informasi dari berbagai sumber , misalnya internet. Namun, suasana perpustakaan itu tetap tidak tergantikan. Misalnya, anak SD yang belum diperbolehkan memegang gadget tetap harus kita perkenalkan ke perpustakaan, karena keinginan membaca mereka tetap harus kita jaga,” paparnya. Ia juga berpesan kepada mahasiswa untuk menghidupkan perpustakaan dengan berbagai aktivitas literasi sehingga suasana yang dirasakan ketika berada di perpustakaan adalah enjoy dan tidak menjenuhkan.

Pada kesempatan tersebut juga di-launching Muhammadiyah Corner oleh Rektor Umtas, Dr Ahmad Qonit AD, MA. Muhammadiyah Corner adalah tempat khusus di perpustakaan yang menyediakan buku-buku tentang kemuhammadiyahan. Dengan adanya Muhammadiyah corner ini diharapkan kader muda muhammadiyah khususnya mahasiswa Umtas dapat menjadi kader sejati yang mengilmui gerakan ini dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar ikut-ikutan belaka. (nu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles