Haedar Nashir Lepas 53 Mahasiswa Magang dan KKN Internasional ke Thailand dan Kamboja

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Wakil Rektor UM Jember: Perkuat SDM dan IT Hadapi New Normal

JEMBER, Suara Muhammadiyah - Indonesia tengah menuju kenormalan baru atau New Normal. Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember), Drs Akhmad...

RSI Cempaka Putih Terima APD dari PDIP DKI Jakarta

Sebagai bentuk gotong royong dalam menanggulangi wabah Covid-19, DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta memberikan bantuan Alat Pelindung Diri...

Ditengah Pandemi, Lazismu Lamongan tetap Salurkan Beasiswa dan Bantuan Kesehatan

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Ditengah upaya berbagai pihak untuk bersama sama bersatu melawan virus Corona, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah...

Tim Medis Menjadi Perhatian MCCC Sumut

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Covid19 Command Center (MCCC) Sumatera Utara menyerahkan santunan untuk tim medis di Medan. Santunan diberikan kepada tim...

UNMUHA Berhasil Menjadi PTS Terbaik Se-Aceh

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pemeringkatan 4 International Colleges and Universities (4ICU) menempatkan Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) diposisi 1 Universitas Swasta terbaik...
- Advertisement -

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, MSi melepas sebanyak 53 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk program magang dan kuliah kerja nyata internasional ke Thailand dan Kamboja.

Ke 53 mahasiswa yang dilepas Ketua Umum PP Muhammadiyah berasal dari Fakultas Agama Islam yang terdiri dari Managemen Bisnis Syariah 3, Perbankan Syariah 28, Pendidikan Agama Islam 18 orang, dan PAUD 4 orang.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, program internasionalisasi Muhammadiyah dimulai sejak tahun 2010 sebagai bagian dakwah internasional Muhammadiyah.

“Muhammadiyah sudah mengembangkan program internasional di Kairo, Mesir, Pusat Dakwah Muhammadiyah untuk kawasan Timur Tengah,” kata Haedar di Kampus Pascasarjana UMSU Medan, Ahad (30/6).

Selain Kairo, kata Haedar, Muhammadiyah membuka Muhammadiyah College di Melbourne, Australia dan pembukaan Universitas Muhammadiyah di Malaysia untuk program S2 dan S3.

Kepada mahasiswa UMSU yang akan dilepas, Haedar berharap untuk menjadi proses meningkatkan kapasitas diri, selain meningkatkan kemampuan komunikasi universal.

Haedar menyambut rencana kerjasama UMSU dengan perguruan tinggi di Tiongkok. Tiongkok adalah negara yang memiliki lompatan  besar dalam bidang politik dan ekonomi.

Sementara itu Rektor UMSU Dr Agussani dalam sambutannya menegaskan saat ini UMSU tengah gencar melakukan berbagai program kerjasama internasional dengan berbagai universitas di Luar Negeri. Program internasionalisasi menjadi keharusan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Kerjasama internasional sudah dilakukan UMSU di 63 negara. Program kerjasama sudah diawali sejak 5 tahun lalu.

Selain melepas, UMSU juga akan menerima mahasiswa asing untuk belajar di UMSU. Menurutnya UMSU akan memberikan dukungan khusus untuk mahasiswa yang berasal dari Kamboja dan Laos.

Program Magang dan KKN Internasional Mahasiswa UMSU ke Thailand dan Kamboja akan berlangsung selama satu bulan.

Hadir pada pelepasan 53 mahasiswa UMSU yaitu Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution, Rektor UMTS Muksana Pasaribu dan Ketua Urusan Internasional UMSU dr Eka Airlangga. (Syaifulh/Rizq)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -